Pertamina luncurkan tiga SPBLGV di Bali

Jum'at, 27 September 2013 - 17:05 WIB
Pertamina luncurkan...
Pertamina luncurkan tiga SPBLGV di Bali
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) meluncurkan tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Liquefied Gas for Vehicle (LGV) di Bali yang akan mendukung pencanangan program konversi BBM transportasi ke BBG oleh pemerintah di Bali.

Acara peluncuran SPB LGV yang berada di SPBU existing tersebut dipusatkan di SPBU Coco 51.801.30, Denpasar, Bali dihadiri oleh Menteri ESDM Jero Wacik didampingi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya.

SPBU Coco 51.801.30 yang dikelola PT Pertamina Retail, anak usaha Pertamina, merupakan salah satu dari 3 SPBU yang akan melayani penjualan LGV dengan merek Vigas sebagai bagian dari bentuk dukungan perusahaan untuk mensukseskan program konversi BBM ke LGV.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik dalam sambutannya mengatakan akan terus menggenjot konversi BBM ke LGV ini. Lantaran dari tahun ke tahun pertumbuhan kendaraan baik mobil maupun motor berkembang cukup pesat.

"Mengapa saya serius bangun SPBG karena negeri kita ekonomi tumbuh sangat baik, maka porgram ini harus massif," kata dia dalam sambutannya di SPBU Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Jumat (27/9/2013).

Menurutnya, SPBU LGV ini dipercepat untuk menghadapi KTT APEC sebentar lagi akan berlangsung di Bali khususnya untuk menyediakan mobil-mobil TNI yang akan menjaga jalannya APEC. "Pengamanan APEC semua menggunakan gas tiga ini sementara cukup," jelasnya.

Selain itu, yang paling utama adalah menekan impor BBM. Semua negara khususnya ASEAN bersama-sama menekan BBM mengganti dengan energi baru dan terbarukan. "Impor BBM tiap hari USD150 juta per hari. Tinggalkan cepat kalau enggak bisa pelan-pelan tapi terus dilakukan," kata dia.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Edy Hermantoro menjelaskan, saat ini sekitar 14 unit sudah dibangun di Jakarta dan Bali. Adapun untuk Jakarta terdapat sekitar 11 unit, ementara untuk Bali terdapat 3 unit.

"Nanti akan terus dikembangkan. Ini kan program diversifikasi energi mendukung energi bersih. Harus terus ditingkatkan," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Resmi Turun! Ini Daftar...
Resmi Turun! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Jenis Pertamax
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Lagi Mulai 1 Maret 2023
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Harga BBM Tak Turun-Turun,...
Harga BBM Tak Turun-Turun, Ini Alasan Pertamina
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
2 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
3 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
3 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
3 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
3 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved