Toshiba akan tutup dua pabrik di luar negeri

Senin, 30 September 2013 - 13:53 WIB
Toshiba akan tutup dua...
Toshiba akan tutup dua pabrik di luar negeri
A A A
Sindonews.com - Toshiba Jepang melaporkan akan menutup atau menjual dua dari tiga pabrik televisi di luar negeri dalam enam bulan ke depan.

Dilansir dari The Peninsula, Senin (30/9/2013), perusahaan yang telah berhenti produksi televisi domestik, mengatakan akan mengintegrasikan fasilitas manufaktur di China, Indonesia dan Polandia pada akhir Maret 2014.

Juru bicara Toshiba mengatakan, perusahaan belum secara resmi memutuskan mana yang harus bertahan hidup, dua dari tiga pabrik tersebut.

Namun, harian bisnis Nikkei melaporkan pabrik di Indonesia bisa tetap (bertahan) karena efisiensi produksi yang tinggi.

Reformasi struktural akan membagi tenaga kerja global Toshiba untuk produk bisnis visual, termasuk liquid crystal display (LCD) TV dan Blu-ray recorder/player, dari 6.000 pada akhir Maret 2013 menjadi 3.000 pada akhir Maret 2014.

Juru bicara itu menyebutkan, sekitar 3.000, 2.000 pekerja di luar negeri, sementara 1.000 akan berada di Jepang. Kemudian, 1.000 pekerja di Jepang akan direlokasi ke kelompok Toshiba.

Kelompok Toshiba saat ini memiliki empat basis manufaktur TV, termasuk perusahaan patungan di Mesir.

"Toshiba akan fokus pada pasar negara berkembang termasuk Asia, Timur Tengah dan Afrika, yang diperkirakan akan ada pertumbuhan permintaan di sana," kata perusahaan itu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Membuat...
Pandemi Covid-19 Membuat Air Purifier True HEPA Filter Banyak Dicari
IIW 2021 Perkenalkan...
IIW 2021 Perkenalkan Beragam Inovasi Teknologi Elektronik dari Taiwan
Menangkap Peluang Peningkatan...
Menangkap Peluang Peningkatan Produk Elektronik di Tangerang
Gandeng Pesona Mitratama...
Gandeng Pesona Mitratama Indonesia, AQUA AC Proshop Dibuka di BSD Tangsel
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
GSEI 2023 Segera Digelar:...
GSEI 2023 Segera Digelar: Peluang Emas bagi Pelaku Industri Elektronik
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
21 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved