Tak ada ketegasan, bisnis internet bisa kiamat

Selasa, 01 Oktober 2013 - 17:38 WIB
Tak ada ketegasan, bisnis...
Tak ada ketegasan, bisnis internet bisa kiamat
A A A
Sindonews.com - Kalangan Mahasiswa khawatir, akan terjadi “kiamat internet” jika semua penyelenggara jasa internet atau internet service provider (ISP) terjerat masalah hukum seperti kasus Indosat-IM2. Pasalnya, akan berdampak besar kepada kehidupan.

“Kami khawatir kalau itu benar-benar terjadi, karena dampaknya akan meluas keseluruh sendi kehidupan,“ ungkap Ketua Forum Mahasiswa Peduli Internet (FMPI), Al Akbar kepada wartawan, Selasa (1/10/2013).

Ia mengatakan, saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai lebih dari 60 juta pengguna.

Dirinya juga mengatakan, Internet dipakai dari anak-anak hingga orang dewasa dan digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti komunikasi, berbisnis dan pendidikan. "Jika layanan internet tiba-tiba mandek, maka kebutuhan tersebut tidak akan terpenuhi," sambung dia.

Bila dipandang dari kacamata bisnins, tentunya para investor akan hengkang, bisnis mandek, para pekerja di PHK, layanan masyarakat akan terputus, roda pemerintahan tidak berjalan. “Kita akan mengalami kemunduran puluhan tahun sama seperti belum ada layanan internet di negeri ini,” tegasnya.

Karena itu, ia mewakili mahasiswa sejabodetabek ia meminta terdakwa Mantan Direktur Utama IM2, Indar Atmanto dibebaskan, meminta Komisi Yudisial (KY) memberikan sanksi kepada hakim, dan meminta Presiden bersikap tegas terhadap jajaran personil kejaksaan yang menuntut Indar.

Apalagi dari sisi hukum, Akbar menjelaskan, proses pemeriksaan terhadap Indar sangat lemah dengan bukti-bukti. "Hakim mengabaikan saksi-saksi di persidangan, jaksa mengubah tuntutan dan dakwaan hingga mengabaikan UU Telekomunikasi dalam memeriksa," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jangkau Semua Wilayah...
Jangkau Semua Wilayah di Indonesia, SPL dan Protelindo Siapkan Teknologi HAPS
Edgepoint Bangun 15.000...
Edgepoint Bangun 15.000 Menara Telekomunikasi di Malaysia, Indonesia, Filipina
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel...
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel Melayani Masyarakat untuk Kemajuan Indonesia
Hampir 100% Operasional...
Hampir 100% Operasional Telkomsel Dikendalikan dari Rumah
Apjatel: Penerapan Network...
Apjatel: Penerapan Network Sharing Bisa Membuat Perang Harga
Tawarkan Layanan Data...
Tawarkan Layanan Data 'Bebas Khawatir', Benarkah akan Ada Operator Baru?
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
50 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved