Menkeu harap surplus neraca perdagangan tenangkan pasar

Selasa, 01 Oktober 2013 - 20:11 WIB
Menkeu harap surplus...
Menkeu harap surplus neraca perdagangan tenangkan pasar
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Chatib Basri berharap, perbaikan yang sudah mulai terjadi yakni deflasi dan penurunan impor minyak bisa menenangkan pasar yang cenderung pesimis dengan empat paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

"Saya harap dengan ini bisa menenangkan pasar," ungkap Chatib di Istana Presiden, Jakarta, selasa (1/10/2013).

Chatib menjelaskan, deflasi yang terjadi tersebut sesuai dengan yang dia perkirakan sebelumnya dan merupakan pertanda bahwa inflasi akan terjadi kembali ke normal.

"Ini udah back to normal, kan saya bilang September akan balik ke normal, mudah-mudahan akan back to normal," harap Chatib.

Menurut Chatib, sisa waktu tiga bulan hingga akhir tahun harus tetap dijaga agar inflasi tetap terkendali, meski tren inflasi akan mulai kembali ke situasi normal. Dengan demikian, lanjut Chatib, inflasi hingga akhir tahun tetap bisa dijaga di batas bawah target yakni sembilan persen.

Selain itu, Chatib mengatakan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) juga sudah mulai mengalami penurunan seperti yang ia perkirakan. Dia menilai impor tersebut merupakan dampak dari kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM pada bulan Juni yang lalu.

"Efek dari harga BBMnya mulai keliatan, volumenya juga turun, konsumsinya sudah turun dan sudah mulai kembali ke normal," tukas Chatib.

Seperti yang diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang Indonesia pada periode Agustus 2013 akhirnya mengalami surplus sebesar USD135,4 juta. Padahal, Juli 2013 mengalami defisit sebesar USD2,31 miliar.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, defisit Agustus 2013 disebabkan impor sebesar USD13,03 miliar, dan ekspor USD13,16 miliar. Sedangkan secara akumulasi, periode Januari-Agustus 2013 masih mengalami defisit USD5,538 miliar.

"Surplus tersebut dikarenakan turunnya impor sebesar 6,31 persen," kata Suryamin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Respon Positif
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
28 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved