Wall Street berakhir menguat

Rabu, 02 Oktober 2013 - 08:58 WIB
Wall Street berakhir...
Wall Street berakhir menguat
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup menguat lantaran investor yakin bahwa shutdown sementara pemerintah Amerika Serikat ini akan ada solusinya.

Menguatnya Wall Street di tengah keputusan pemerintah AS tersebut karena investor melihatnya sebagai kesempatan untuk masuk ke pasar lantaran shutdown tidak akan dilakukan dalam waktu yang panjang.

Namun, Kongres yang melewati batas waktu mengenai anggaran belanja menyebabkan 1 juta pekerja dipaksa cuti tanpa mendapatkan gaji. Sementara undang-undang kesehatan Presiden Barack Obama mengalami kebuntuan.

"Saat ini, pasar sudah tidak peduli mengenai masalah yang terjadi. Bagi saya, masalah utamanya adalah jumlah orang yang tidak mendapatkan gaji," kata Kepala Ekonom RBC Global Asset Management, Eric Lascelles seperti dilansir Reuters, Rabu (2/10/2013).

Lascelles memperkirakan bahwa setiap minggunya, shutdown akan memangkas sekitar 0,1 persen dari PDB kuartal IV tahun ini.

Sementara itu, indeks manufaktur Institute for Supply Management pada Septemebr di level 56,2, naik dibanding bulan sebelumnya di level 55 dan di atas ekspektasi. Tetapi dengan shutdown pemerintah, rilis laporan tentang belanja konstruksi pada bulan Agustus ditunda. Jika tidak tercapai kesepakatan pada hari Jumat, maka laporan klaim mingguan tenaga kerja juga tertunda.

Semalam, indeks Dow Jones naik 62,03 poin atau 0,41 persen ke 15.191,70; S&P 500 naik 13,45 poin atau 0,80 persen ke 1.695,00 dan Nasdaq naik 46,50 poin atau 1,23 persen ke 3.817,98.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Kontrak di Tokyo Verdy...
Kontrak di Tokyo Verdy Akan Berakhir, Ini 3 Calon Klub Baru Arhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved