Omzet penjualan oleh-oleh haji naik 50%

Sabtu, 05 Oktober 2013 - 17:34 WIB
Omzet penjualan oleh-oleh...
Omzet penjualan oleh-oleh haji naik 50%
A A A
MUSIM haji telah tiba tahun ini. Ribuan umat muslim di Indonesia berbondong-bondong menuju ke tanah suci Makkah untuk menunaikan rukun Islam yang ke lima itu.

Selama berhari-hari mereka akan meninggalkan kampung halaman dan sanak saudara. Tak ayal, ketika akan pulang ke Indonesia, ribuan jemaah haji akan selalu membawa berbagai barang khas dari Makkah sebagai oleh-oleh.

Namun sayang, jarak yang jauh dan juga adanya pembatasan barang bawaan selalu menjadi kendala. Kadang, tak banyak barang yang dapat dibawa sebagai cindera mata kepada handai taulan di Indonesia.

Hal itulah yang menginspirasi Ika Pramesti, mendirikan toko pusat oleh-oleh dan perlengkapan haji di Kota Semarang. Bertempat di Jl Sriwijaya No 98 Kota Semarang, toko bernama Muzdalifah tersebut selalu terbuka untuk melayani para jemaah yang ingin membeli oleh-oleh atau pelengkapan ibadah haji.

"Saya sudah memulai usaha ini sejak satu tahun yang lalu, saat ini Alhamdulillah hasilnya lumayan bagus dan menjanjikan," kata dia kepada Koran Sindo saat mengunjungi tokonya, belum lama ini.

Ika mengaku, bisnis tersebut dia mulai karena kesal kepada petugas yang tidak memperbolehkannya membawa oleh-oleh khas kota Makkah. Padahal, waktu itu dia yang pergi menunaikan ibadah Umroh ingin sekali memberikan hadiah khas kepada sanak saudara dan tetangga.

"Melihat hal itu, saya jadi kepikiran untuk membuat usaha ini, tujuannya untuk membantu jemaah haji asal Kota Semarang agar tidak mengalami nasib seperti saya, mereka akan dengan mudah mendapatkan oleh-oleh khas haji di sini," imbuhnya.

Saat musim haji seperti ini, Ika mengaku penghasilannya semakin bertambah. Omzet dari berjualan oleh-oleh dan perlengkapan khas haji ini naik 50 persen dari hari-hari biasa. Sebab, di musim ini banyak sekali jemaah yang mengunjungi kiosnya.

"Saat ini, kebanyakan pembeli adalah calon jemaah haji. Biasanya membeli perlengkapan ibadah di sana, nanti kalau sudah waktunya pulang, biasanya mereka langsung memborong oleh-oleh di sini," paparnya.

Di tempat itu, hampir semua barang-barang yang dijajakan Ika berbau arab dan Timur Tengah. Beraneka macam barang seperti baju ihrom, sarung, peci, tasbih, sajadah, kaos dan semua barang di sana memiliki motif Makkah.

Tidak hanya itu, berbagai oleh-oleh yang wajib dibawa jamaah haji Indonesia seperti air zam-zam, kurma, kacang fustuk, kismis, gantungan kunci, minyak wangi, boneka unta, gerabah, lampu hias dan berbagai oleh-oleh lainnya juga semua tersedia di tempat itu.

"Semua kami impor langsung dari Arab, terutama air zam-zam dan makanan seperti kurma dan kismis. Meskipun di Indonesia ada distributornya, kami tidak mau mengambil risiko, ini demi menjaga kualitas barang kami," ujar dia.

Harga yang diberikan Ika juga tidak jauh kalah saing dengan harga di toko lain. Bahkan jika dibanding dengan di Makkah atau Madinah, harga oleh-oleh ini dan perlengkapan haji di tokonya dijamin lebih murah.

"Harganya lebih mahal di sana, kalau tidak percaya silakan di coba saja," pungkasnya sambil tersenyum.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Kisah Inspiratif UMKM...
Kisah Inspiratif UMKM Berkembang Pesat
Kisah Inspiratif, Buruh...
Kisah Inspiratif, Buruh Pabrik Telaten Kembangkan Usaha Telur Puyuh yang Berbuah Cuan
Kisah Sipetek Food,...
Kisah Sipetek Food, Banting Setir Karyawan Migas Jadi Pengepul Sampah Ikan Beromzet Ratusan Juta
Kisah Mantan Karyawan...
Kisah Mantan Karyawan Toko Jadi Pengusaha Batik hingga Go Global
Sukses di Usia Muda:...
Sukses di Usia Muda: dari Lensa Kamera, Ferdi Sulap Hobi Jadi Bisnis Jutaan dengan Alasfotoprops dan Dukungan Shopee
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
8 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
28 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved