Jamsostek kaji biaya operasional BPJS dari dua aspek

Senin, 07 Oktober 2013 - 19:36 WIB
Jamsostek kaji biaya...
Jamsostek kaji biaya operasional BPJS dari dua aspek
A A A
Sindonews.com - PT Jamsostek (Persero) telah mempersiapkan kajian biaya operasional BPJS Ketenagakerjaan dari dua aspek yakni aspek kecukupan dan aspek kelayakan.

Direktur Utama Jamsostek Elvyn G Masassya mengatakan, untuk aspek kecukupan mencakup keseluruhan kebutuhan biaya penyelenggaraan program dan menjamin kelangsungan hidup BPJS. “Aspek ini menganut sistem pembiayaan total cost plus,” ujar Elvyn dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/10/2013).

Untuk aspek kelayakan, lanjut Elvyn, dengan mempertimbangkan persepsi publik dan menghindari potensi volatilitas yang tinggi akibat market risk. Jika aspek kelayakan yang diimplementasikan, maka biaya operasional BPJS Ketenagakerjaan akan diambil dari 2 persen dana kelolaan Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) serta 10 persen dari iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).

Menurut Elvyn, jika skema aspek kelayakan yang diberlakukan, maka dana operasional BPJS Ketenagakerjaan 2014 disimulasikan sebesar Rp3,447 triliun. Jumlah tersebut didapat dari 2 persen dana kelolaan JHT tahun depan yang mencapai Rp147,7 triliun atau sekitar Rp2,954 triliun, 10 persen dari iuran JKK 2014 yang mencapai Rp3,475 triliun atau sebesar Rp347 miliar dan 10 persen dari iuran JK 2014 yang mencapai Rp1,452 triliun atau sebesar Rp145,286 miliar.

Elvyn mengungkapkan, dengan proyeksi beban usaha tahun 2014 sebesar Rp3,246 triliun, maka tahun depan BPJS Ketenagakerjaan akan memperoleh surplus dana sebesar Rp201,565 miliar.

Untuk 2015, jumlah dana operasional akan semakin besar dengan adanya dana kelolaan dari Jaminan Pensiun. Diperkirakan dana operasional 2015 sebesar Rp4,285 triliun dengan surplus mencapai Rp341,834 miliar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inilah Beberapa Cara...
Inilah Beberapa Cara Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan!
Karyawan BP Jamsostek...
Karyawan BP Jamsostek Kompak Dukung Program Direksi Baru
Total Pembayaran JHT...
Total Pembayaran JHT BP Jamsostek Cabang Bekasi Kota Capai Rp137 Miliar
Kowani Angkat Urgensi...
Kowani Angkat Urgensi Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Rumah Tangga
Kemendagri dan BPJS...
Kemendagri dan BPJS Percepat Universal Coverage Jamsosnaker
Begini Penerapan GRC...
Begini Penerapan GRC di Lingkungan BPJS Ketenagakerjaan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
4 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
4 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
5 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
5 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
5 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
5 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved