Defisit perdagangan India terendah dalam 30 bulan

Rabu, 09 Oktober 2013 - 17:11 WIB
Defisit perdagangan...
Defisit perdagangan India terendah dalam 30 bulan
A A A
Sindonews.com - Defisit perdagangan India pada September 2013 menyempit berada di level terendah dalam 2,5 tahun, karena ekspor barang membukukan pertumbuhan bulanan berturut-turut.

Kementerian Perdagangan India mengatakan, defisit bulanan mencapai USD6,7 miliar, level terendah sejak Maret 2011, dibandingkan dengan USD10,9 miliar pada Agustus.

Ekspor barang naik 11,15 persen year-on-year (yoy) pada September menjadi USD27,68 miliar. Sedangkan impor turun 18,1 persen yoy menjadi USD34,44 miliar.

"Angka perdagangan pada September yang kuat mengkonfirmasi harapan peningkatan signifikan dalam posisi transaksi berjalan pada 2Q FY13/14. Dan, kemungkinan lebih dari setengah pada kuartal sebelumnya," terang Radhika Rao, ekonom DBS, Singapura, seperti dilansir dari The Financial Express, Rabu (9/10/2013).

"Kenaikan pertumbuhan Nascent di negara-negara Barat dan peningkatan daya saing dari depresiasi rupee mendukung penerimaan ekspor pada September. Sedangkan impor non-migas cenderung turun akibat pembelian emas yang lebih rendah," jelasnya.

Sementara Rupa Rege Nitsure, kepala ekonom Bank of Baroda, Mumbai berpendapat, defisit perdagangan terendah dalam 30 bulan ini sangat positif bagi mata uang. Selain itu, telah terjadi pertumbuhan yang kuat antara 11-12 persen dari ekspor selama tiga bulan terakhir yang mendukung pertumbuhan dan lapangan kerja karena kebanyakan dari sektor ekspor adalah padat karya.

"Ini akan memberikan kenyamanan untuk lebih fokus pada pertumbuhan- dinamika inflasi daripada kebijakan stabilitas mata uang," tandas Nitsure.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved