Saham MNC Group diyakini cepat bangkit

Kamis, 10 Oktober 2013 - 18:39 WIB
Saham MNC Group diyakini...
Saham MNC Group diyakini cepat bangkit
A A A
Sindonews.com - Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang menegaskan, pelemahan yang terjadi atas saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) tidak akan berlangsung lama karena memiliki fundamental yang kuat.

Sementara terkait pelemah yang terjadi pada hari ini, Edwin memandang hal tersebut lebih dikarenakan sentimen ketidakfahaman market saja. Sehingga, lanjut dia, bila pasar telah diberikan pengertian, maka saham kedua emiten tersebut akan kembali ke harga wajar.

"Sebenarnya secara kinerja ini tidak ada pengaruh. Sahamnya turun ini semata-mata karena market salah mengerti dengan pemberitaan yang ada sehingga melakukan panic selling," kata Edwin saat dihubungi Sindonews, Kamis (10/10/2013).

Pernyataan Edwin sendiri bukanlah isapan jempol belaka. Pasalnya, perkara yang heboh di sejumlah media ini sebenarnya hanya berkaitan pada satu unit usaha grup media ini yang memiliki identitas lama sebagai Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).

Dengan demikian, lanjut dia, tidak akan mempengaruhi kinerja entitas MNCN sebagai holding dari TPI (sekarang bernama MNC TV).

"Yang sengketa kan dengan PT Berkah Karya Bersama. Perlu dipahami, ini adalah hal yang berbeda dan tidak ada hubungannya dengan MNC, tidak mempengaruhi kepemilikan saham MNC," katanya.

Selain itu, lihat saja kinerja dua emiten milik taipan Media Hary Tanoesoedibjo hingga akhir semester pertama 2013. Bila melihat total pendapatan konsolidasi MNCN pada paruh pertama 2013 meningkat hingga 2 persen menjadi Rp1,768 miliar.

Selain itu, laba usaha juga meningkat secara impresif sebesar 42 persen menjadi Rp731 miliar dari Rp515 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Marjin didorong meningkatnya pada pendapatan dan pengelolaan beban yang lebih baik.

"Karena fundamentalnya masih baik (terlihat dari kinerja keuangan yang positif tersebut), maka dapat disimpulkan saham perseroan bisa bergerak di harga wajar," papar Edwin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Miliki Visi Sejalan,...
Miliki Visi Sejalan, Lippo Group Mantapkan Kerjasama dengan MNC Group
Rangkaian HUT ke-34...
Rangkaian HUT ke-34 MNC Group dengan Menggelar Penanaman 500 Bibit Pohon
Syukuran Perayaan HUT...
Syukuran Perayaan HUT MNC Group ke 34, Hary Tanoesoedibjo Ucap Harapannya
MNC Peduli dan Posyandu...
MNC Peduli dan Posyandu Melati 9 Laksanakan Pemeriksaan Gizi Rutin
Hari Terakhir MNC Tech...
Hari Terakhir MNC Tech Forum Bahas Kreator Hingga Literasi Digital
Pakar: Perlu Ada Aturan...
Pakar: Perlu Ada Aturan yang Lindungi Masyarakat di Platform Global
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
22 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
30 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
47 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved