Ini alasan serapan obligasi ADHI masih minim

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 17:40 WIB
Ini alasan serapan obligasi...
Ini alasan serapan obligasi ADHI masih minim
A A A
Sindonews.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengakui, minimnya serapan dana hasil penerbitan surat utang (obligas) hingga September 2013, karena masa pengerjaan sejumlah proyek mundur.

Corporate Secretary ADHI, Amrozi Hamidi mengatakan, sebagian besar dana perolehan obligasi akan digunakan perseroan untuk ekspansi melalui anak usaha, yaitu PT Adhi Persada Properti dan PT Adhi Persada Realti.

Dia mengakui, serapan dana penerbitan surat utang tersebut memang masih minim. Pasalnya, waktu pelaksanaan sejumlah pengembangan proyek properti dan realti berjalan mundur.

"Sebagian besar dana yang kami peroleh dari obligasi memang rencananya untuk pengembangan properti dan realti, namun sampai saat ini waktu pelaksanaannya banyak yang mundur," kata Amrozi saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (11/10/2013).

Seperti diketahui, sampai akhir September 2013, emiten konstruksi pelat merah tersebut baru mampu menyerap 39,03 persen atau setara Rp292,78 miliar dari total dana hasil penerbitan surat utang (obligasi) senilai Rp750 miliar.

Amrozi juga menjelaskan, alasan mundurnya sejumlah kontrak pengembangan proyek properti dan realti itu disebabkan, belum diperolehnya izin pengembangan kawasan baik untuk properti maupun pembangunan hotel oleh anak usaha perseroan.

"Memang waktu pelaksanaan banyak yang mundur, karena terkendala perizinan pengembangan kawasan dan pengembangan hotel," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLN Optimalkan Limbah...
PLN Optimalkan Limbah Batu Bara Untuk Bangun Infrastruktur di Kalsel
Adhi Karya Cetak Laba...
Adhi Karya Cetak Laba Rp665,04 Miliar di 2019
Adhi Karya Kejar Target...
Adhi Karya Kejar Target Kontrak Baru Rp23 Triliun di 2022
Adhi Karya Sudah Terima...
Adhi Karya Sudah Terima Rp13,3 Triliun untuk Proyek LRT Jabodebek
Adhi Karya Raup Laba...
Adhi Karya Raup Laba Rp 10,23 Miliar di Semester I 2022
Tumbuh 178%, Adhi Persada...
Tumbuh 178%, Adhi Persada Beton Kantongi Kontrak Baru Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved