Sulsel miliki 900 Lembaga Keuangan Mikro

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 17:55 WIB
Sulsel miliki 900 Lembaga...
Sulsel miliki 900 Lembaga Keuangan Mikro
A A A
Sindonews.com - Berdasarkan amanat UU No 1/2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM), mulai 2015, LKM akan berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Pengawas Lembaga Jasa Keuangan OJK, Muhammad Ichsanuddin mengatakan, masuknya OJK ke LKM antara lain karena besarnya potensi perkembangan dan risiko bisnis tersebut ke konsumen. Padahal LKM selama ini menjadi pilar ekonomi masyarakat, khususnya di pedesaan.

Sementara, kegiatan usaha dari LKM meliputi pemberdayaan masyarakat baik lewat pinjaman, pembiayaan, pengelolaan simpanan, hingga jasa pengembangan usaha.

"Pengawasan ini sifatnya untuk pengembangan LKM. Karena itu, kami akan melakukan inventarisasi untuk mengetahui jumlah LKM yang masih beroperasi, termasuk inventarisasi profil LKM dengan melihat kapasitasnya. Nanti baru diputuskan ketentuan-ketentuan turunannya," ungkapnya saat sosialisasi UU LKM di Hotel Imperial Aryadutan di Mkassar, Sulawesi Selatan, Jumat (11/10/2013).

Untuk melakukan inventarisir LKM, lanjut dia, OJK membutuhkan waktu selama dua tahun. Karena itu, dia berharap kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang mempunyai data LKM.

Sementara, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, untuk sosialisasi dan inventarisir LKM di Sulsel, OJK bisa menggandeng Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sulsel.

Setidaknya, lanjut mantan Bupati Gowa ini, terdapat 900 LKM di Sulsel yang tersebar di 24 kabupaten/kota. Selama ini LKM mengambil peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi di Sulsel.

Hanya saja, LKM tersebut belum memiliki landasan hukum yang kuat. Untuk itu, kata Syahrul dengan adanya UU No 1/2013 yang telah disetujui DPR bisa menjadi bagian untuk persiapan membangun infrastruktur pengaturan, pembinaan, dan pengawasan LKM.

"Beberapa tahun lalu data yang kami miliki hanya ada sekitar 600 LKM yang ada di Sulsel, tetapi saat ini sudah meningkat. Ini membuktikan masyarakat sangat membutuhkan lembaga yang bisa mengakomodasi untuk usaha Mikro," terangnya.

Dia menjelaskan, sistem pembiayaan LKM merupakan pendekatan alternatif yang layak dicermati dalam mengatasi permasalahan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan ekonomi rakyat. Kehadiran LKM merupakan hal mutlak diperlukan untuk mengatasi permasalahan modal yang selama ini jadi kendala pelaku usaha.

"Kita tentu berharap LKM yang ada di Sulsel segera menyesuaiakan dengan peraturan. Sehingga dapat dipantau dan tidak merugikan masyarakat," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Banyak Dilirik,...
Tak Banyak Dilirik, Keuangan Mikro Bantu 500 Juta Penduduk Dunia
OJK Dorong Lembaga Keuangan...
OJK Dorong Lembaga Keuangan Mikro Gunakan Buku Tabungan Digital
Penguatan Ekonomi Umat,...
Penguatan Ekonomi Umat, Wapres: RI Kurang Lembaga Keuangan Mikro Syariah
Wimboh: OJK Sudah Bangun...
Wimboh: OJK Sudah Bangun Ekosistem Digital Melibatkan BPR dan Lembaga Keuangan Mikro
Keuangan Negara 2021...
Keuangan Negara 2021 Dinyatakan WTP
Perlunya Pengelolaan...
Perlunya Pengelolaan Keuangan di Masa Pandemi
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
37 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved