Perum Perhutani andalkan komoditi agro

Sabtu, 12 Oktober 2013 - 12:05 WIB
Perum Perhutani andalkan...
Perum Perhutani andalkan komoditi agro
A A A
Sindonews.com - Kepala Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten, Dadang Hendaris mengatakan, selain ekowisata, Perhutani juga mengandalkan pendapatan dari komoditas agro hutan bukan kayu.

Komoditi yang dikembangkan, di antaranya gondorukem, terpentin, karet, kayu putih dan madu. Produksi Gondorukem mencapai 10.118 ton/tahun, terpentin 2.267 ton/tahun, kayu putih 89.622 kg/tahun, madu 66.641 kg/tahun, kopi 608.459 kg/tahun, air madu 182.566 liter/tahun, minyak atsiri 6.593 kg/tahun, tanaman obat 10.142 kg/tahun, dan lainnya.

Gondorukem dan terpentin menjadi andalan karena kedua komoditi ini 80 persen berorientasi ekspor dengan negara peminat, seperti Belanda dan China. "Komoditi ini biasanya dijadikan bahan baku komestik. Harga kedua komoditi ini cukup tinggi, sejalan tingginya permintaan dari dalam dan luar negeri," ujar Dadang, Sabtu (12/10/2013).

Perhutani, juga sedang mengembangkan komoditi karet. Saat ini, Perhutani mulai mengembangbiakan tanaman karet di lahan seluas 20.000 ha. Namun, hasil produksi karet baru bisa dirasakan lima tahun ke depan. Karet jadi fokus garapan perusahaan karena harga jualnya tidak pernah turun. Konsumsi karet dunia juga terus meningkat setiap tahun.

Kendati Perhutani terus menggenjot pendapatan komersial, BUMN ini juga terus melakukan pengelolaan hutan lestari untuk kemakmuran rakyat. Pengelolaan yang menyangkut hutan produksi dan lindung ini meliputi pemanfaatan, rehabilitasi dan reklamasi. Perusahaannya berhak mengelola hutan dengan berpegangan pada UU 41/1999 mengenai kehutanan dan PP 72/2010.

Paling tidak, ada sekitar 678.000 ha hutan di Jabar dan Banten. Sekitar 568.000 di antaranya berada di wilayah Jabar, seperti Cianjur, Sukabumi, dan Garut, yang memiliki luas hutan terbesar pada kisaran 20.000-60.000 ha.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Perum Perhutani...
Bukti Perum Perhutani Mengembangkan Digitalisasi dan Inovasi dalam Bisnisnya
Dedikasi Perum Perhutani...
Dedikasi Perum Perhutani dalam Transformasi BUMN Berbuah 2 Penghargaan
Tahun 2020 Perum Perhutani...
Tahun 2020 Perum Perhutani RPH Pangandaran Lakukan Tanam Ganti Benih Jati di 116 Hektare
Eks Dirut Perum Perhutani...
Eks Dirut Perum Perhutani Gabung Partai Perindo dan Siap Nyaleg di Dapil III Jateng
Raih Pengakuan Internasional,...
Raih Pengakuan Internasional, Perhutani Siap Penetrasi Pasar Global
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Perhutani KPH Surakarta Gandeng Polres Sukoharjo
Berita Terkini
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
34 menit yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
1 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
3 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
3 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
4 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
12 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved