Raih Pengakuan Internasional, Perhutani Siap Penetrasi Pasar Global

Selasa, 23 Agustus 2022 - 21:41 WIB
loading...
Raih Pengakuan Internasional,...
Perum Perhutani memperoleh pengakuan internasional terkait pengelolaan hutan berkelanjutan. Ilustrasi Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perum Perhutani memperoleh pengakuan internasional terkait pengelolaan hutan berkelanjutan dengan meraih sertifikat Forest Stewardship Council (FSC) Forest Management.

Sertifikat tersebut untuk ruang lingkup getah bagi unit kerja baik Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds, KPH Banyumas Barat, dan perluasan scope product Non Timber Forest Product. Hal ini meliputi getah pinus dan daun kayu putih.

Direktur Pengembangan dan Perencanaan Perhutani Endung Trihartaka menjelaskan, selain meningkatkan posisi tawar Perhutani sebagai pengelola hutan, setelah diterbitkannya sertifikat FSC-FM untuk KPH Banyumas Barat dan Lawu Ds, Perhutani dapat melakukan penetrasi pasar Log Pinus untuk industri FSC maupun industri woodpelet berbahan baku brongkol pinus, hingga memproduksi getah pinus yang bersertifikat FSC-FM.

Dengan adanya getah pinus yang bersertifikat FSC-FM, maka Industri Gondorukem, Terpentin dan Derivatnya (GTD) dapat memproduksi GTD dengan klaim sertifikat FSC 100 persen melalui sertifikasi FSC Chain of Custody (CoC) pada Industri GTD. Endung optimistis bila Perhutani menjadi perusahaan pertama pengekspor GTD FSC 100 persen di Indonesia.

"Melalui penambahan scope hasil hutan bukan kayu, hasil hutan Perhutani semakin siap melakukan penetrasi ke pasar internasional,” ujarnya, Selasa (23/8/2022).

Baca juga: Merger BUMN, Anak Usaha Perhutani Resmi Dilebur jadi 2 Subholding
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dedikasi Perum Perhutani...
Dedikasi Perum Perhutani dalam Transformasi BUMN Berbuah 2 Penghargaan
Kendalikan Emisi, Perhutani...
Kendalikan Emisi, Perhutani dan Pertamina Garap Proyek NEBS
Begini Cara Perhutani...
Begini Cara Perhutani Perkuat Kerja Sama Dengan Mitra Strategis
Perhutani dan BPOB Jajaki...
Perhutani dan BPOB Jajaki Kerja Sama Pengembangan Wisata Alam
Perhutani Rasakan Manfaat...
Perhutani Rasakan Manfaat Transformasi Digital BUMN
Perhutani Resmi Luncurkan...
Perhutani Resmi Luncurkan Modernisasi Tempat Penimbunan Kayu
Menolak Direlokasi,...
Menolak Direlokasi, Masyarakat Enam Desa di Pelalawan Tawarkan Penghijaun Hutan
Kejari Sumedang Bongkar...
Kejari Sumedang Bongkar Dugaan Korupsi Pemanfaatan Kayu Perhutani Senilai Rp2 Miliar
Kurangi Efek Global...
Kurangi Efek Global Warming, Puskopaska TNI AL Tanam 1.000 Pohon di Surabaya dan Probolinggo
Rekomendasi
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved