Tarif monorel ikuti kurs dolar AS

Rabu, 16 Oktober 2013 - 11:34 WIB
Tarif monorel ikuti...
Tarif monorel ikuti kurs dolar AS
A A A
Sindonews.com - PT Jakarta Monorail belum bisa memastikan harga tiket proyek monorel yang ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2016 di jalur hijau atau green line Kuningan-Palmerah.

Harga tiket tersebut diperkirakan akan mengikuti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang saat ini sekitar Rp10 ribu sampai Rp15 ribu per penumpang.

"Seperti dikatakan gubernur, harga tiket harus sesuai suplai dan demand," kata Komisaris Utama PT Jakarta Monorail, Edward Soeryadjaya saat groundbreaking monorel di Taman Tugu 66, Setiabudi Utara, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/10/2013).

Edward menuturkan, besaran harga tiket nantinya akan mengikuti nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Tapi itu kan masih tiga tahun ke depan. Pasti terjadi perubahan nilai tukar. Kalau hari ini kita jualan karcis sesuai kurs dolar AS, kira-kira sekitar Rp10 ribu," terangnya.

Sebelumnya, pembangunan fisik tahap pertama jalur hijau atau green line proyek monorel yang membentang dari kawasan Kuningan hingga Palmerahditagetkan selesai pada 2016.

Dia menjelaskan, pembangunan green line sirkular yang membentang sepanjang 14,5 kilometer dengan 16 stasiun dari Palmerah ke Kuningan melalui Sudirman ditargetkan selesai dalam waktu tiga tahun.

"Pengerjaan fisik green line kita targetkan selesai tiga tahun," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan...
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan Tuntas di 2028, Intip Progresnya
13 Tahun Tiang Pancang...
13 Tahun Tiang Pancang Jakarta Monorel Mangkrak
Terbang ke Jepang, Menhub...
Terbang ke Jepang, Menhub Nego Harga Proyek MRT
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Crane Proyek Kejagung...
Crane Proyek Kejagung Roboh di Jalur MRT, Hutama Karya Minta Maaf
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved