Kesepakatan utang AS buat Wall Street rebound

Kamis, 17 Oktober 2013 - 08:55 WIB
Kesepakatan utang AS...
Kesepakatan utang AS buat Wall Street rebound
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berhasil balik arah positif (rebound) dengan menguat lebih dari 1 persen setelah pimpinan Senat sepakat membuka kembali penutupan (shutdown) pemerintah Amerika Serikat (AS) dan menaikkan plafon utang untuk menghindari ancama gagal bayar (default).

Pemimpin Mayoritas Senat AS Harry Reid dan senat Republik Mitch McConnel mengatakan Kongres telah mencapai kesepakatan untuk membuka shutdown sampai 15 Januari 2014 dan menaikkan pagu utang sampai 7 Februari 2014.

"Sepertinya kita akan bisa melewati ini dan membawa pasar sedikit menguat di tengah penangguhan. Tidak hanya reli, tapi kami memperhatikan kebijakan moneter yang sangat akomodatif," kata Portofolio Manajer Evercore Wealth Management Judy Moses seperti dilansir Reuters, Kamis (17/10/2013).

Penguatan saham membawa indeks S&P 500 ditutup pada level tertinggi sepanjang masa sejak 18 September 2013. Semua sektor di indeks S&P 500 menguat, dipimpin sektor keuangan yang naik 2,1 persen. Sektor terkait dengan laju pertumbuhan ekonomi, termasuk energi juga melonjak.

Indeks Dow Jones pada perdagangan semalam ditutup naik 205,82 poin atau 1,36 persen ke 15.373,83; S&P 500 naik 23,48 poin atau 1,38 persen ke 1.721,54 dan Nasdaq naik 45,42 poin atau 1,20 persen menjadi 3.839,43.

Sekitar 78 persen saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange ditutup menguat, sementara 69 persen saham di Nasdaq berakhir positif.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
6 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
6 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
7 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
7 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
8 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved