Hatta imbau buruh berunding dengan Dewan Pengupahan

Kamis, 17 Oktober 2013 - 18:18 WIB
Hatta imbau buruh berunding...
Hatta imbau buruh berunding dengan Dewan Pengupahan
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengimbau para buruh untuk bersama-sama duduk berunding di Dewan Pengupahan Nasional daripada demonstrasi menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Selain itu, Hatta juga mengimbau agar seluruh asosiasi dan serikat buruh mempercayakan Dewan Pengupahan Nasional dalam pengambilan keputuasan besaran kenaikan UMP.

"Mari kita duduk bersama-sama di Dewan Pengupahan. Tidak ada yang tidak bisa diselesaikan kalau kita menjaga kepentingan nasional kita," ujar Hatta di JCC, Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Hatta juga meminta buruh tidak mengambil tindakan terlalu jauh yang dapat berakibat kekhawatiran investor asing.

"Kalau kita lakukan tindakan di luar Dewan Pengupahan investor bisa takut. Iklim investasi nanti dinilai tidak baik dan ini akan jadi ukuran bagi investor," lanjutnya.

Di satu sisi, Hatta juga meminta agar upah buruh dinaikkan mengikuti beberapa instrumen. "Satu mengikuti produktivitas, dua didasarkan pada situasi perekonomian dan tiga Komponen Hidup Layak (KHL)," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
15 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved