Buruh tuding pemerintah cuci tangan soal UMK

Kamis, 17 Oktober 2013 - 20:35 WIB
Buruh tuding pemerintah...
Buruh tuding pemerintah cuci tangan soal UMK
A A A
Sindonews.com - Tarik ulur penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) antara pengusaha dan buruh masih saja terjadi. Hingga saat ini, belum ada titik temu antara kedua belah pihak mengenai berapa besaran UMK tersebut.

Kondisi tersebut dikhawatirkan oleh sebagian besar buruh di Jawa Tengah (Jateng). Sebab, batas penetapan itu akan dilangsungkan pada 20 November 2013.

"Kami harap pemerintah segera mengambil sikap mengenai kasus ini. Mereka harus tegas dan menentukan berapa besaran UMK yang layak," kata Suwardiyono, anggota Gerbang saat menggelar aksi di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jateng, Kamis (17/10/2013).

Menurutnya, selama ini pemerintah terutama Dewan Pengupahan terkesan membiarkan konflik berkepanjangan antara buruh dan pengusaha dalam tarik ulurnya penetapan besaran UMK. Hal ini akan menambah rumit permasalahan yang kini dihadapi.

"Pemerintah yang memiliki porsi 50 persen suara di Dewan Pengupahan, seharusnya sanggup membuat merah hitamnya kesejahteraan buruh. Namun lagi-lagi, mereka memilih abai dan seolah cuci tangan mengenai permasalahan ini. Mereka membiarkan konflik pertarungan antara kami dengan pengusaha, ini tidak akan pernah selesai," tuturnya.

Dengan kepemilikan 50 persen suara, kata dia, pemerintah seharusnya memiliki kewenangan untuk mengambil sikap dalam memutuskan besaran UMK. Sehingga, konflik antara buruh dengan pengusaha tidak akan bergulir liar seperti sekarang.

"Mereka (pemerintah) seolah menjadi wasit dalam pertarungan ini, yang hanya menyaksikan dan memberikan ruang gerak bagi kami kaum buruh dan pengusaha. Mereka seharusnya berpihak pada aturan dan menjalankan regulasi yang ada dengan menentukan berapa besaran upah buruh di Jateng, tentunya dengan memandang masukan dari berbagai sisi termasuk kaum buruh," jelasnya.

Sementara, Plt Disnakertrans sekaligus Ketua Dewan Pengupahan Jateng, Wika Bintang saat audiensi dengan para demonstran membantah telah abai dan membiarkan pertarungan antara buruh dengan pengusaha.

"Kami tidak membiarkan pertarungan ini, selama ini kami telah berusaha melakukan berbagai hal agar penetapan UMK tidak merugikan kedua belah pihak," kata dia.

Wika mengatakan, selama ini Disnakertrans terutama Dewan Pengupahan Jateng telah berupaya semaksimal mungkin memediasi permasalahan penetapan UMK. Namun, penetapan UMK merupakan pekerjaan rumah yang tidak mudah diselesaikan dan memerlukan banyak hal yang harus dipertimbangkan.

"Sampai saat ini kita masih bekerja, ini belum final. Kami masih terus berupaya agar semua berjalan dengan baik," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved