Bulog: Stok beras di Sulawesi aman hingga 36 bulan

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 14:51 WIB
Bulog: Stok beras di...
Bulog: Stok beras di Sulawesi aman hingga 36 bulan
A A A
Sindonews.com - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre VII Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (sulbar) memastikan jika stok persediaan beras akan aman hingga 36 bulan ke depan.

Kepala Perum Bulog Divre VII Sulselbar, Tommy S Sikado mengatakan, saat ini penyerapan Bulog dari dua provinsi tersebut sudah 393 ribu ton dari target 500 ribu ton atau sekitar 78 persen.

"Stok kita aman. Sangat aman malah sampai 36 bulan ke depan. Jadi kalau untuk persediaan beras tidak akan ada masalah," katanya, Jumat (18/10/2013).

Pihaknya optimis akan mampu mencapai target 100 persen mengingat masih ada beberapa kabupaten yang sedang masa panen seperti Pinrang, Luwu, sebagian Barru, Wajo, dan Bone.

Selain itu, pihaknya juga menggenjot penyerapan dari Unit Penggilingan Gabah dan Beras (UPBG) yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel dan Sulbar.

Menurut dia, penyerapan produksi petani itu melalui dua musim tanam yakni musim tanam rendengan dengan puncak panen antara Maret-Mei setiap tahun. Pada musim panen itu rata-rata volume penyerapan mencapai 3.000 ton per hari.

Sedangkan pada musim tanam gaduh dengan puncak panen September hingga Oktober, jumlah penyerapannya lebih banyak yakni 4.000 ton per hari.

"Bagi panen musim gaduh meski curah hujan mulai turun, saya kira tidak akan memengaruhi kualitas beras kita. Karena selain mengandalkan pengeringan dengan matahari, petani juga sudah memiliki alat pengering," jelasnya.

Tomy menuturkan, jika Sulsel saat ini juga telah memasok 230 ribu ton beras ke sembilan provinsi di Indonesia meliputi sebagian besar kawasan timur seperti NTT, Maluku. Kemudian di bagian Kalimantan seperti Kaltim dan Kalbar dan Sulawesi Utara dan Tengah, termasuk di bagian barat seperti Medan dan Padang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebijakan Pe­merintah...
Kebijakan Pe­merintah Soal Perberasan Harus Lindungi Petani
Perkuat Ketahanan Pangan...
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Perum BULOG Siap Dukung Koperasi Merah Putih
Bulog Peduli Gizi Gelontorkan...
Bulog Peduli Gizi Gelontorkan Bantuan Beras Bervitamin kepada Dua Ribu Balita
Kinerja Gemilang BULOG...
Kinerja Gemilang BULOG Jatim: Lampaui Target dan Jadi Tulang Punggung Penyerapan Beras Nasional
Baru Menjabat, Dirut...
Baru Menjabat, Dirut Bulog Langsung Temui Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Peringati Hari Gizi...
Peringati Hari Gizi Nasional, BULOG PEDULI Gelontorkan 6 Ton Beras Bervitamin
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved