Saham Google buat S&P kembali cetak rekor

Sabtu, 19 Oktober 2013 - 10:53 WIB
Saham Google buat S&P...
Saham Google buat S&P kembali cetak rekor
A A A
Sindonews.com - Indeks S&P 500 pada perdagangan Jumat waktu setempat melanjutkan reli rekor tertingginya selama dua hari berturut-turut sejak kemarin. Ini merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak tiga bulan lalu.

Penguatan tersebut dipicu kinerja Google, Morgan Stanley dan lainnya yang di atas perkiraan. Sinyal positif dari kinerja emiten tersebut ditambah optimisme investor terhadap kesepakatan pemerintah dan Kongres mengenai penaikkan pagu utang dan penghentian penutupan aktivitas (shutdown) pemerintah Amerika Serikat pada awal pekan ini.

Meski masih bersifat temporer, namun kebijakan tersebut dinilai dapat menghindari AS dari gagal bayar (default) utang. Kenaikan pasar saham juga didorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menunda pemangkasan stimulus.

"Masalah Washington dan segala sesuatu mengenai anggaran sudah lewat dan kami fokus ke pendapatan emiten. Akan ada emiten pada pekan dengan kinerja yang di atas perkiraan atau cukup baik. Harus ada momentum semacam ini untuk melanjutkan penguatan ke pekan berikutnya," kata Senior Portfolio Manager Synovus Trust Company Daniel Morgan seperti dilansir Reuters, Sabtu (19/10/2013).

Sementara saham Google Inc (GOOG.O) berhasil ditutup menguat 13,8 persen, melompat ke atas harga USD1.000 untuk kali pertama menuju USD1.011,41. Kenaikan saham perusahaan mesin pencari ini didorong hasil kinerja yang di atas perkiraan dan memimpin sektor teknologi di indeks S&P, dengan kenaikan 1,8 persen.

Adapun saham Morgan Stanley (MS.N) naik 2,6 persen menjadi USD29,71 setelah perusahaan melaporkan kenaikan pendapatan kuartalan hingga 50 persen lebih tinggi dari ekuitas penjualan dan perdagangan, yang mengimbangi penurunan dalam bisnis fixed income.

Morgan berharap laba bersih Netflix dan Apple yang akan dilaporkan pada pekan depan akan sebaik Google, tidak seperti International Business Machines (IBM.N), yang melaporkan pendapatan lebih rendah dari pertumbuhan laba bersih pada hari kemarin.

Semalam, Indeks Dow Jones ditutup naik 28,00 poin atau 0,18 persen ke 15.399,65; S&P 500 menguat 11,35 poin atau 0,65 persen ke 1.744,50 dan Nasdaq naik 51,13 poin atau 1,32 persen ke 3.914,28.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
7 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
7 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
8 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
8 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
8 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
10 jam yang lalu
Infografis
Moh Salah Cetak Rekor...
Moh Salah Cetak Rekor di Laga Perdana Liga Inggris 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved