BPH Migas: Open access untungkan semua pihak

Minggu, 20 Oktober 2013 - 13:42 WIB
BPH Migas: Open access...
BPH Migas: Open access untungkan semua pihak
A A A
Sindonews.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan, penerapan pemakaian pipa gas secara bersama (open access) akan menguntungkan semua pihak.

Kepala BPH Migas, Andy N Sommeng mengatakan, kebijakan open access akan membuat bisnis gas berjalan secara adil dan akuntabel. "Dengan open access, semua pihak akan diuntungkan karena bisnis berjalan 'fair' dan akuntabel," katanya, di Jakarta, Minggu (20/10/2013).

Menurutnya, konsumen akhir gas seperti industri akan mendapat keuntungan dari jaminan ketersediaan pasokan. Lalu, pemilik pipa seperti PT PGN Tbk dan PT Pertagas akan memperoleh tambahan pendapatan, karena kapasitas pipa terpakai secara maksimal. "Dengan demikian, pemilik pipa mendapat kepastian pengembalian investasi yang lebih baik," katanya.

Selanjutnya, kata dia, pedagang (trader) gas akan berkompetisi secara sehat dalam mencari pasar dan juga sumber gas, sehingga bisnis lebih "fair". Demikian pula, pemasok gas yakni para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) akan mendapat harga gas terbaik dengan open access. "Semuanya diuntungkan," ucap dia.

Karena itu, Andy berharap pemerintah segera menjalankan kebijakan open access tersebut. Peraturan Menteri ESDM No 19 Tahun 2009 tentang Kegiatan Usaha Gas Bumi Melalui Pipa mengamanatkan, open access sudah diterapkan Oktober 2011, namun Kementerian ESDM sudah memperpanjang hingga Oktober 2013.

Sementara, Dirut Pertagas Hendra Jaya mengatakan, pihaknya siap menjalankan kebijakan pemerintah tersebut. Menurut dia, pipa gas yang kini dimilikinya sudah open access.

"Pipa Arun-Belawan dan Gresik-Semarang yang akan dibangun juga open access," ujarnya.

Hendra menambahkan, kebijakan open access akan memberikan kemudahan konsumen akhir mendapatkan harga gas yang terjangkau.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
53 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved