Open access bikin bisnis gas lebih efisien

Minggu, 20 Oktober 2013 - 13:44 WIB
Open access bikin bisnis...
Open access bikin bisnis gas lebih efisien
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Djoko Siswanto mengatakan, penerapan pemakaian pipa gas secara bersama (open access) membuat bisnis gas menjadi lebih efisien.

"Kalau pipa termanfaatkan secara maksimal, maka akan lebih efisien dan menguntungkan," kata Djoko, Minggu (20/10/2013).

Dia menganalogikan pipa sebagai angkot. Sehingga, jika angkot mempunyai kapasitas 10 orang, baru terisi enam, maka masih bisa menambah empat penumpang lagi.

Dengan demikian, lanjut dia, semakin banyak penumpang, maka pemilik angkot akan lebih untung. "Kalau penumpangnya sudah penuh, maka baru tambah angkot lagi. Demikian pula, kalau kapasitas pipa gasnya sudah penuh terisi, maka baru dibangun pipa lagi. Kalau belum penuh, sudah investasi pipa lagi, maka pipa yang ada, bakal mubazir," katanya.

Djoko juga mengatakan, ongkos angkut (toll fee) diusulkan pemilik pipa dengan memperhitungkan pengembalian investasi. "Atas usulan pemilik pipa itulah, BPH Migas menetapkan toll fee-nya," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved