Awang: Pembangunan rel kereta api juga untuk rakyat

Senin, 21 Oktober 2013 - 10:54 WIB
Awang: Pembangunan rel...
Awang: Pembangunan rel kereta api juga untuk rakyat
A A A
Sindonews.com - Banyaknya penolakan terkait pembangunan rel kereta api di Kalimantan Timur (Kaltim) ditanggapi dingin oleh Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak.

Dia meminta kepada pihak yang tidak setuju pembangunan rel kereta api tersebut agar mempelajari lebih dalam tujuan dari pembangunan tersebut.

"Sebelum menanggapi sesuatu baiknya dipelajari dulu, untuk apa pembangunan rel kereta itu. Seluruh rencana yang disusun tidak hanya untuk pengusaha, melainkan untuk rakyat juga," kata Awang, Senin (21/10/2013).

Nantinya, lanjut dia, jalur kereta api tersebut akan mengantarkan batu bara menuju smelter untuk proses pengolahan dan pemurnian lebih lanjut. Satu smelter, memerlukan sekitar 2.500 tenaga kerja.

"Hanya satu smelter saja sudah sekitar 2.500. Belum lagi yang di Lubuk Tutung, belum lagi nanti di Malinau. Puluhan ribu tenaga kerja akan terserap. Terus, apa itu yang mau ditolak?" tanya Awang.

Membangun sarana perkeretaapian untuk pengangkutan batu bara diakui Awang merupakan rencana awal. Pasalnya, Kaltim tidak mungkin mendapatkan izin pembangunan sarana kereta api dari pemerintah pusat, lantaran dianggap tidak ekonomis.

"Sampai kapanpun kalau kita minta izin untuk kereta api penumpang, tidak mungkin akan diberikan. Karena Kaltim dianggap tidak layak secara ekonomi untuk kereta api penumpang. Makanya ini baru awal," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan jalur kereta api Kutai Barat-Balikpapan yang melalui Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara ditentang sejumlah pihak. Salah satu yang paling ngotot menolak adalah Jaringan Advokasi Tambang (Jatam).

Jatam berkeyakinan, pembangunan rel kereta api itu akan memudahkan angkutan batu bara. Sehingga lebih cepat menguras sumber daya alam Kaltim serta mempercepat kerusakan lingkungan di Kaltim.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved