Rupiah ditutup lanjutkan penguatan

Senin, 21 Oktober 2013 - 16:57 WIB
Rupiah ditutup lanjutkan...
Rupiah ditutup lanjutkan penguatan
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini akhirnya berhasil melanjutkan penguatan pada akhir pekan lalu seiring keberhasilan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pergerakannya di zona hijau.

Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini berada di Rp10.853/USD atau menguat 51 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp10.904/USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp10.869.USD. Adapun, posisi rupiah terkuat sore ini berada di level Rp10.841/USD dan terlemah di level Rp11.363/USD.

Data yahoofinance juga mencatat, mata uang domestik sore ini di level Rp10.858/USd menguat dibanding pagi tadi di Rp11.325/USD. Posisi sore ini terapresiasi 51 poin dibanding posisi Jumat (18/10/2013) di level Rp10.909/USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah sore hari ini diperdagangkan pada harga Rp10.861/USD, menguat dibandingkan pagi tadi di Rp11.328/USD. Posisi sore ini menguat 255 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.116/USD.

Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.353/USD atau melemah 45 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.308/USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi positifnya IHSG yang terimbas bursa Wall Street yang ditutup menguat pada akhir pekan lalu seiring ekspektasi program stimulus The Fed yang masih dipertahankan.

Selain itu, juga meredanya masalah pagu utang dan dibukanya penutupan (shutdown) aktivitas pemerintah AS. Rilis PDB China kuartal III/2013 yang tumbuh 7,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu atau lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya sebesar 7,5 persen.

"Ini diharapkan memberi dampak pada naiknya risk appetite pelaku pasar keuangan domestik mengingat China merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, IHSG pada sore ini naik 31,61 poin atau 0,7 persen ke level 4.578,18 seiring positifnya bursa Asia. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,29 triliun dan volume perdagangan 6,95 miliar lembar saham dengan transaksi jual asing tercatat sebesar Rp20,51 miliar. Tercatat sebanyak 163 saham mengalami kenaikan, 104 saham melemah dan 113 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Berpeluang Perkasa Saat Dolar AS Mengalami Tekanan
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved