Apindo prediksikan pertumbuhan industri 2013-2014 rendah

Senin, 21 Oktober 2013 - 17:33 WIB
Apindo prediksikan pertumbuhan...
Apindo prediksikan pertumbuhan industri 2013-2014 rendah
A A A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi mengaku, pertumbuhan industri pada 2013 dan 2014 diprediksi masih rendah.

Pasalnya, mayoritas angka industri disumbang dari investasi yang memakan waktu paling tidak tiga sampai tiga tahun. "Tidak mungin 6 persen, kebutuhan nasional investasi akan lebih turun. Saya ingin 6 persen tapi ragu industri hanya tumbuh 5,5 persen," ujarnya di Hotel Park Lane, Jakarta, Senin (21/10/2013).

Dia juga merinci industri padat karya seperti tekstil, makanan dan minuman, farmasi, rokok masih menjadi keunggulan dari pertumbuhan industri Indonesia.

"Sebenarnya industri nonmigas masih bisa tumbuh kalau diberesin kekurangannya seperti infrastruktur, kenaikan upah buruh, dan Tarif Dasar Listrik (TDL)," kata dia.

Untuk mengatasi rendahnya pertumbuhan industri ini, Sofjan meminta pemerintah membantu penjualan industri dalam negeri dalam rentang waktu satu sampai dua tahun ini.

"Kalau bahan baku lebih murah karena pemerintah membantu selama satu sampai dua tahun ini ke depannya kita akan untung karena harga ke depannya akan lebih tinggi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PKK Sumsel Gandeng Dinas...
PKK Sumsel Gandeng Dinas Perindustrian Fasilitasi UP2K
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Kemenperin Ciptakan...
Kemenperin Ciptakan Teknologi Pengolahan Limbah Cair
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Kementerian Perindustrian...
Kementerian Perindustrian Cari Perusahaan Pencetus Teknologi Terbaik di 2022
Rekomendasi 7 Sekolah...
Rekomendasi 7 Sekolah Kedinasan di Bawah Naungan Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
17 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved