Rupiah tertekan ke Rp10.959/USD
Selasa, 22 Oktober 2013 - 12:11 WIB
Rupiah tertekan ke Rp10.959/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga siang ini masih mengalami tekanan seiring makin melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sesi I.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini di level Rp10.959/USD, melemah dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp10.885/USD. Posisi tersebut juga melemah dibanding penutupan sore kemarin di level Rp10.853/USD.
Data yahoofinance juga mencatat, mata uang domestik siang ini di level Rp11.149/USD atau menguat diabnding pagi tadi di level Rp11.335/USD. Namun posisi siang ini masih terdepresiasi jika dibanding kemarin di level Rp10.858/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.338/USD, melemah jika dibanding penutupan sore kemarin di level Rp10.861/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.341/USD atau menguat dibanding posisi hari kemarin di level Rp11.353/USD.
Sementara IHSG siang ini ditutup masih di zona merah seiring dengan bursa kawasan Asia yang mayoritas juga melemah. IHSG pada akhi sesi I ditutup merosot 54,86 poin atau 1,2 persen ke level 4.523,32.
Semua sektor masih melemah dengan pelemahan tertinggi dipimpin aneka industri, yang turun 2,39 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 1,78 persen.
Nilai transaksi siang ini tercatat sebesar Rp2,9 triliun dan volume perdagangan 2,22 miliar lembar saham dengan transaksi jual asing tercatat sebesar Rp228,78 miliar. Tercatat sebanyak 65 saham mengalami kenaikan, 158 saham melemah dan 115 saham stagnan.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini di level Rp10.959/USD, melemah dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp10.885/USD. Posisi tersebut juga melemah dibanding penutupan sore kemarin di level Rp10.853/USD.
Data yahoofinance juga mencatat, mata uang domestik siang ini di level Rp11.149/USD atau menguat diabnding pagi tadi di level Rp11.335/USD. Namun posisi siang ini masih terdepresiasi jika dibanding kemarin di level Rp10.858/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.338/USD, melemah jika dibanding penutupan sore kemarin di level Rp10.861/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.341/USD atau menguat dibanding posisi hari kemarin di level Rp11.353/USD.
Sementara IHSG siang ini ditutup masih di zona merah seiring dengan bursa kawasan Asia yang mayoritas juga melemah. IHSG pada akhi sesi I ditutup merosot 54,86 poin atau 1,2 persen ke level 4.523,32.
Semua sektor masih melemah dengan pelemahan tertinggi dipimpin aneka industri, yang turun 2,39 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 1,78 persen.
Nilai transaksi siang ini tercatat sebesar Rp2,9 triliun dan volume perdagangan 2,22 miliar lembar saham dengan transaksi jual asing tercatat sebesar Rp228,78 miliar. Tercatat sebanyak 65 saham mengalami kenaikan, 158 saham melemah dan 115 saham stagnan.
(rna)