Wall Street berakhir menguat

Jum'at, 25 Oktober 2013 - 08:48 WIB
Wall Street berakhir...
Wall Street berakhir menguat
A A A
Sindonews.com - Indeks di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat ditutup menguat dipicu data ekonomi Amerika Serikat (AS), yang menyebabkan program stimulus tetap dipertahankan dan laporan kinerja emiten.

Data ekonomi menunjukkan bahwa klaim tunjangan pengangguran di bawah ekspektasi. Pada hari Selasa waktu setempat, data tenaga kerja September di bawah ekspektasi.

Data hari itu menunjukkan pandangan awal Markit October Manufacturing Purchasing Managers Index yang pertumbuhan melambat dalam setahun. Di samping itu, The Fed yang memperkirakan akan mempertahankan stimulus telah membantu pergerakan saham sepanjang tahun ini, dimana indeks S&P 500 naik 22,8 persen hingga saat ini.

"Kamu mendapatkan dasar likuiditas yang menopang harga naik dan musim laba masih berlanjut," kata Senior Vice President BB&T Wealth Management Bucky Hellwig seperti dilansir Reuters, Jumat (25/10/2013).

Secara keseluruhan, pendapatan kuartal III di bawah ekspektasi, dimana hanya 53 persen perusahaan mengalahkan ekspektasi analis atau di bawah rata-rata 61 persen. Sedangkan, 68 persen diantaranya mengalahkan estimasi laba bersih awal analis atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata 63 persen .

Saham Apple (AAPL.O) naik 1,3 persen menjadi USD531,91. Saham PulteGroup Inc (PHM.N) melonjak 7 persen menjadi USD17,85, sementara saham DR Horton Inc (DHI.N) naik 2,1 persen menjadi USD19,87 dan Beazer Homes Inc (BZH.N) menguat 1,5 persen menjadi USD19,41 .

Semalam, indeks Dow Jones naik 95,88 poin atau 0,62 persen menjadi 15.509,21; indeks S&P 500 naik 5,69 poin atau 0,33 persen menjadi 1.752,07 dan Nasdaq naik 21,89 poin atau 0,56 persen menjadi 3,928.96.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
12 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
20 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
34 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Infografis
3 Keuntungan Rusia Jika...
3 Keuntungan Rusia Jika Perang Melawan Ukraina Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved