Buruh di Sulsel tuntut UMK Rp1,9 juta

Sabtu, 26 Oktober 2013 - 17:54 WIB
Buruh di Sulsel tuntut...
Buruh di Sulsel tuntut UMK Rp1,9 juta
A A A
Sindonews.com - Konfederasi Serikat Buruk Seluruh Indonesia (SPSI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menuntut upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2014 khususnya untuk Kota Makassar ditetapkan minimal Rp1,9 juta.

Itu berdasarkan tingginya hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) yang dilaksanakan di pasar-pasar tradisional 24 kabupaten/kota di Sulsel. Demikian juga dengan melambungnya harga kebutuhan pokok dan sewa kendaraan akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 35 persen.

“Dewan pengupahan provinsi Sulsel telah menetapkan UMP (upah minimum provinsi) 2014 sebesar Rp1,8 juta. UMK wajib lebih tinggi 5 persen ke atas dari UMP, seperti UMK Makassar minimal Rp1,9 juta,” kata Koordinator Wilayah Konfederasi SPSI Sulsel, Andi Malantik, Sabtu (26/10/2013).

Menurut dia, buruh sebenarnya menuntut kenaikan UMP maupun UMK 50 persen dari tahun sebelumnya. Tuntutan itu dinilai manuasiawi untuk kesejahteraan buruh dan karyawan golongan rendah. Apalagi, lanjut dia, tidak ada perusahaan tahun lalu di Makassar yang bangkrut karena upah naik 30-40 persen.

Adapun pengumuman upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2014 akan dilakukan pada 6 November mendatang. "Pleno penetapan KHL dilaksanakan 6 November, sekaligus penetapan UMK Makassar 2014,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemkot Makassar, Andi Bukti Djufrie.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved