Izin operasi taksi baru di Solo diperketat

Rabu, 06 November 2013 - 13:35 WIB
Izin operasi taksi baru...
Izin operasi taksi baru di Solo diperketat
A A A
Sindonews.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Solo bakal memperketat izin operasi untuk taksi baru di Kota Solo. Hal itu dilakukan menyusul buruknya operasional salah satu perusahaan taksi di Kota Solo.

Ketua Organda Solo, Joko Suprapto, menyebutkan pihaknya tidak akan memberikan izin kepada perusahaan yang akan mengoperasikan taksi baru di Kota Solo. Menurutnya itu semua dilakukan untuk menjaga kualitas serta pelayanan yang prima bagi para operator taksi yang saat ini beroperasi di Kota Solo.

Ia menyebutkan saat ini ada enam operator atau perusahaan yang mengoperasikan taksi di Kota Solo. Enam perusahaan tersebut di antaranya, SCT, Kosti, Sakura, Gelora, Mahkota dan Bengawan Taksi.

“Cukup itu saja yang bisa mengoperasikan taksinya di Kota Solo, sedangkan untuk yang lain sementara ini kami stop dulu izin operasionalnya,” ujar Joko, Rabu (6/11/2013).

Ia menyebutkan, selain terkait operasional, pengetatan izin tersebut dilakukan agar operator taksi lokal bisa berkembang. Menurutnya jika semakin banyak operator yang masuk ke Kota Solo, maka taksi lokal akan sulit berkembang.

Hal itu disebabkan karena pangsa pasar taksi di Solo semakin hari semakin menurun. Sehingga penambahan taksi tersebut nantinya akan menyisakan masalah tersendiri bagi pengusaha taksi yang lain.

Ia mengatakan, sebenarnya beberapa operator taksi besar sudah meminta izin kepada Organa dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo.

“Ada dua operator besar yakni Cipaganti dan Blue Bird yang meminta izin masuk ke Solo. Akan tetapi komitmen kami tetap sama untuk tidak memberikan izin kepada mereka," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishubkominfo Solo, Sri Indarjo, membenarkan adanya pembatasan izin tersebut. menurutnya saat ini Dishubkominfo masih fokus untuk mengawasi operasional taksi yang sudah ada dan belum berfikir untuk membuka celah untuk operator lain.

“Kita batasi operasional taksi baru hal itu agar taksi-taksi yang lama memperhatikan kualitas mereka. Tidak seperti bengawan taksi yang saat ini dinilai cukup buruk,” ucapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Berita Terkini
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
31 menit yang lalu
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026,AM MortarBangun Interaksi dengan Pelanggan
1 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
2 jam yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
2 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
3 jam yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved