BPS catat jumlah pengangguran meningkat 6,14%
Rabu, 06 November 2013 - 13:38 WIB
BPS catat jumlah pengangguran meningkat 6,14%
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran terbuka sebesar 6,25 persen atau sebanyak 7,39 juta orang (per Agustus 2013) atau meningkat sebesar 6,14 persen (7,24 juta orang) dibandingkan periode yang sama 2012.
"Tingkat pengangguran terbuka Agustus 2012 sebesar 6,14 persen atau 7,24 juta orang. Februari 2013 sebesar 5,92 persen atau 7,17 orang. Agustus 2013 sebesar 6,25 persen atau 7,39 juta orang," ungkap Kepala BPS, Suryamin di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (6/11/2013).
Suryamin menjelaskan, bertumbuhnya jumlah pengangguran ini lantaran adanya perlambatan ekonomi pada tahun ini, terutama pada triwulan III/2013, di mana ekonomi tumbuh hanya 5,62 persen.
"Perlambatan ekonomi ini menyebabkan pengurangan lapangan kerja. Akhirnya kurang ada penyerapan tenaga kerja," ujar dia.
Lebih lanjut Suryamin menjelaskan, ada penurunan jumlah partisipasi kerja sebanyak 10 ribu orang dari Agustus 2012 sebanyak 110,81 juta orang bekerja menjadi 110,80 juta orang pada Agustus 2013.
"Ada penurunan partisipasi kerja sebesar 10 ribu orang. Kalau angkatan kerja naik 140 ribu dari 118,05 juta orang menjadi 118,19 juta orang," pungkas Suryamin.
"Tingkat pengangguran terbuka Agustus 2012 sebesar 6,14 persen atau 7,24 juta orang. Februari 2013 sebesar 5,92 persen atau 7,17 orang. Agustus 2013 sebesar 6,25 persen atau 7,39 juta orang," ungkap Kepala BPS, Suryamin di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (6/11/2013).
Suryamin menjelaskan, bertumbuhnya jumlah pengangguran ini lantaran adanya perlambatan ekonomi pada tahun ini, terutama pada triwulan III/2013, di mana ekonomi tumbuh hanya 5,62 persen.
"Perlambatan ekonomi ini menyebabkan pengurangan lapangan kerja. Akhirnya kurang ada penyerapan tenaga kerja," ujar dia.
Lebih lanjut Suryamin menjelaskan, ada penurunan jumlah partisipasi kerja sebanyak 10 ribu orang dari Agustus 2012 sebanyak 110,81 juta orang bekerja menjadi 110,80 juta orang pada Agustus 2013.
"Ada penurunan partisipasi kerja sebesar 10 ribu orang. Kalau angkatan kerja naik 140 ribu dari 118,05 juta orang menjadi 118,19 juta orang," pungkas Suryamin.
(izz)
Lihat Juga :