IHSG berpotensi melanjutkan penguatan

Kamis, 07 November 2013 - 08:24 WIB
IHSG berpotensi melanjutkan...
IHSG berpotensi melanjutkan penguatan
A A A
Sindonews.com - Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang memproyeksikan pergerakan positif pada laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terlihat dari pergerakannya secara teknikal serta dukungan sentimen positif dari penguatan indeks Dow Jones.

"Rentang IHSG 4.410-4.495. Pola white closing marubozu terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish reversal," kata Edwin, Kamis (7/11/2013).

Dukungan sentimen positif dari luar negeri seolah melengkapi keinginan IHSG untuk melaju di teritori hijaunya.

"Kombinasi kenaikan tajam Dow Jones ditambah penguatan EIDO:US, saya harapkan bisa menjadi katalis bagi perdagangan di BEI Kamis ini di tengah sentimen negatif yang berhembus dari dalam negeri," sambung dia.

Bila menilik perdagangan semalam, Dow Jones menguat kembali tertinggi sepanjang masa setelah Rabu kembali naik tajam 128,66 poin (0,82 persen) ditutup di level 15.746,88 diiringi kejatuhan The Vix sebesar 4,52 persen ditutup di level 12,67.

Menurut Edwin, penguatan Dow Jones sendiri terjadi setelah market merespon berita bahwa The Fed menyatakan tidak akan melakukan tapering off selama US unemployment rate belum mencapai 6,5 persen dan inflasi mencapai 2,5 persen.

Di lain pihak, sekitar 423 dari 500 emiten dalam Indeks S&P 500 yang telah merilis laba bersih LK Q3/2013, dimana 68,3 persen diantaranya mengalahkan estimasi laba bersih awal analis. Saat ini, analis memperkirakan laba bersih tumbuh rata-rata 4,2 persen, dengan asumsi sisanya setara kejadian diatas.

Catatan ini sendiri lebih tinggi dibandingkan rata-rata 63 persen sejak tahun 1994, tetapi masih dibawah ekspektasi 1 Juli 2013 sebesar 8,5 persen.

Sedangkan untuk pendapatan, 53.5 persen diantaranya mengalahkan estimasi awal analis yang memproyeksikan estimasi pendapatan lebih rendah dibandingkan rata-rata 61 persen sejak tahun 2002.

Dari dalam negeri, sentimen negatif datang dari berita perlambatan GDP Q3/2013 yang hanya tumbuh 5.62 persen dan investor asing yang terus membukukan net sell year to date mencapai Rp16,1 triliun serta turunnya harga nikel dan timah masing-masing sebesar 1,64 persen dan 0,74 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
58 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
58 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved