Kemendag desak ratifikasi FCTC kembali dibahas

Kamis, 07 November 2013 - 17:37 WIB
Kemendag desak ratifikasi...
Kemendag desak ratifikasi FCTC kembali dibahas
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengirimkan surat kepada WHO Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) untuk kembali melakukan koordinasi.

"Menteri Perdagangan (Gita Wirjawan) sudah mengirimkan surat, agar berkoordinasi kembali, tapi bukan berarti kita tidak menerima atau menolak itu, tapi kita melihat dampaknya," ungkap Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (7/11/2013).

Pihaknya masih melihat secara dalam mengenai implikasi secara menyeluruh, serta harus bisa memastikan dan meyakinkan pada investor dan mitra dagang, bahwa pada saat mengikuti dan menandatangani perjanjian FCTC sudah dapat diatasi.

"Ya, kita juga memikirkan mulai dari pekerja, kemudian para petani semuanya itu sudah betul-betul kita antisipasi," ujarnya.

Dia mengatakan, saat ini yang dibutuhkan benar-benar sebuah koordinasi dan pemahaman yang utuh dari semua pihak dari apa yang terjadi serta konsekuensi yang akan timbul.

Seperti diketahui, FCTC merupakan konvensi yang dirancang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di dalamnya berisikan sejumlah langkah pengendalian dampak buruk rokok, baik dalam bentuk tarif maupun nontarif.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pakar Paparkan Sains...
Pakar Paparkan Sains dan Teknologi di Balik Tembakau Inovatif Bebas Asap
Siasat Produsen Rokok...
Siasat Produsen Rokok Hadapi Pelemahan Daya Beli
Foom Berupaya Bantu...
Foom Berupaya Bantu Perokok Beralih ke Cara yang Lebih Aman
Pelaku IHT Duga Ada...
Pelaku IHT Duga Ada Tekanan Pihak Tertentu Soal Kenaikan Cukai Rokok
Pemerintah Diminta Lindungi...
Pemerintah Diminta Lindungi Industri Rokok Klembak Menyan
Menelisik Fenomena Rokok...
Menelisik Fenomena Rokok Ilegal
Berita Terkini
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
15 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
47 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved