Ekspor China Oktober meningkat 5,6%

Jum'at, 08 November 2013 - 13:21 WIB
Ekspor China Oktober...
Ekspor China Oktober meningkat 5,6%
A A A
Sindonews.com - Nilai ekspor China pada Oktober 2013 tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan, menambah tanda-tanda ekonomi telah membaik. Tapi, analis memperingatkan bahwa headwinds global masih bisa memblokir setiap perbaikan.

Dilansir dari AFP, Jumat (8/11/2013), Administrasi Umum Bea Cukai China mengatakan, pengiriman ke luar negeri meningkat 5,6 persen year-on-year (yoy) menjadi USD185,4 miliar pada bulan lalu, membalikkan penurunan 0,3 persen di bulan sebelumnya. Hal ini lebih tinggi dari perkiraan median 1,5 persen dalam jajak pendapat ekonom oleh Wall Street Journal.

Impor meningkat 7,6 persen menjadi USD154,3 miliar, mengalahkan perkiraan kenaikan 7,4 persen. Surplus perdagangan melebar ke USD31,1 miliar dibanding September USD15,2 miliar, namun turun 3,3 persen dari Oktober 2012.

Angka-angka terbaru menunjukkan ekonomi nomor dua di dunia ini telah bangkit dari perlambatan menyakitkan sejak awal tahun, didorong permintaan global yang lemah.

Bulan lalu, Beijing mengatakan, pertumbuhan ekonomi dijemput 7,8 persen pada periode Juni-September, gertakan ekspansi dua kuartal yang melambat. Angka resmi ini menunjukkan aktivitas manufaktur di pabrik-pabrik negara telah mencapai 18 bulan pada Oktober.

Namun, analis tetap waspada memperingatkan masalah di masa depan termasuk permintaan lanjutan dari luar negeri yang lesu.

"Pandangan dari sektor perdagangan tetap hangat, seperti yang ditunjukkan dalam pesanan yang masih lemah di Canton Fair baru-baru ini," kata ekonom ANZ Bank, dalam catatan penelitian, mengacu pada pameran perdagangan utama di kota selatan Guangzhou tersebut.

Kontrak ekspor yang ditandatangani di ajang Impor dan Ekspor China Fair, memukul di angka terendah dalam empat tahun.

Para ekonom ANZ juga menunjuk kemungkinan pemasangan "tekanan apresiasi" pada mata uang China di masa mendatang, mengingat lonjakan surplus perdagangan.

Dalam 10 bulan pertama tahun ini, total perdagangan China mencapai USD3,4 triliun, naik 7,6 persen yoy. Total kenaikan perdagangan untuk 10 bulan pertama tahun ini sedikit di bawah target pertumbuhan tahunan pemerintah sebesar 8 persen.

Perdagangan dengan Amerika Serikat dan 10 anggota ASEAN memimpin kenaikan pada periode Januari-Oktober, meningkat 6,9 persen dan 10,9 persen yoy. Sementara perdagangan dengan Uni Eropa naik tipis hanya 0,5 persen, sementara dengan Jepang turun 7 persen .
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
5 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
6 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
6 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
6 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved