Defisit perdagangan Inggris meningkat

Jum'at, 08 November 2013 - 20:19 WIB
Defisit perdagangan...
Defisit perdagangan Inggris meningkat
A A A
Sindonews.com - Defisit perdagangan Inggris pada September 2013 meningkat didorong lonjakan impor dan penurunan ekspor. Hal ini dikhawatirkan akan mengancam pertumbuhan baru di negara tersebut.

Kantor Statistik Inggris, ONS mencatat defisit perdagangan barang dan jasa disesuaikan musiman sebesar 3,3 miliar pound pada September 2013.

Dilansir dari Money AM, Jumat (8/11/2013), ekspor barang Inggris ke negara-negara di Uni Eropa turun 0,3 miliar pound menjadi 12,6 miliar pound. Sebaliknya, impor barang dari Uni Eropa meningkat sebesar 0,4 miliar pound menjadi 18,6 miliar pound (setengah dari kenaikan disebabkan pembelian mobil). Ini berarti perdagangan barang secara keseluruhan mencapai rekor defisit sebesar 6,0 miliar pound.

Defisit 9,8 miliar pound pada sektor barang, sebagian diimbangi surplus di sektor layanan sebesar 6,5 miliar pound.

Para analis mengatakan data dapat mengakibatkan downgrade data resmi pertumbuhan kuartal ketiga baru-baru ini. "Defisit perdagangan yang terlihat di Inggris pada September lebih besar dari yang diperkirakan, setelah defisit di negara-negara Uni Eropa lainnya mencapai rekor tertinggi," kata ekonom Barclays, Simon Hayes.

Ekonomi Inggris tumbuh pada tingkat tercepat dalam lebih dari tiga tahun selama kuartal ketiga, karena pemulihan mengambil kecepatan. Berdasarkan perkiraan awal Produk Domestik bruto ( PDB ) - total nilai barang dan jasa yang diproduksi dalam perekonomian - naik 0,8 persen untuk periode Juli-September.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved