Dirut Bank Mandiri sarankan ekonomi RI harus diperlambat

Senin, 11 November 2013 - 14:32 WIB
Dirut Bank Mandiri sarankan...
Dirut Bank Mandiri sarankan ekonomi RI harus diperlambat
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama Bank Mandiri (Persero) Tbk Budi Gunadi Sadikin mengutarakan, ibarat badan manusia, ekonomi Indonesia kali ini juga mengalami penghangatan badan karena kurang sehat pada masa-masa sekarang.

Bahkan, lanjutnya, suhu 'badan' Indonesia sedang mencapai 38 derajat celcius dan harus melambatkan ekonominya untuk sejenak.

"Jadi temperaturnya agak naik menjadi 38 derajat celcius. Oleh karena itu ekonomi harus diperlambat termasuk kredit juga diperlambat," ujarnya di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (11/11/2013).

Perlambatan tersebut dirasa Budi layaknya meminum obat yang agak terasa pahit dan juga beristirahat, namun perlu dilakukan Indonesia agar tidak mengalami sakit.

"Jangan sampai seperti (krisis) 1998, dimana kita sedang sehat-sehatnya tiba-tiba harus ambruk karena sakit mendadak. Dampaknya akan lebih baik kedepan-depannya apabila kita minum obat sekarang," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
40 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved