GE resmikan peralatan produksi migas bawah laut di Batam

Selasa, 12 November 2013 - 18:59 WIB
GE resmikan peralatan...
GE resmikan peralatan produksi migas bawah laut di Batam
A A A
Sindonews.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Susilo Siswoutomo, telah meresmikan pembukaan fasilitas manufaktur peralatan produksi migas bawah laut di pabrik GE yang baru diperluas di pulau Batam.

Fasilitas ini dilengkapi oleh workshop high bay yang memungkinkan GE untuk memproduksi subsea production treestipe vertikal untuk pertama kalinya di kawasan Asia-Pasifik, dan meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri dalam teknologi GE di Indonesia.

Di masa mendatang, fasilitas ini akan dapat memproduksi subsea tree tipe vertikal dan horizontal. Perluasan pabrik ini telah menciptakan sekitar 30 lapangan pekerjaan baru di fasilitas ini, dan diharapkan dapat menciptakan 50 hingga 70 lapangan kerja baru dalam tiga tahun ke depan.

GE Oil & Gas telah menginvestasikan lebih dari USD15 juta di Batam sejak 2011 untuk perluasan pabrik, upgrade teknologi, dan pembangunan workshop high bay. Perluasan yang diresmikan hari ini merupakan investasi GE terbesar di Batam.

GE merupakan perusahan penyedia peralatan dan layanan untuk eksplorasi dan produksi bawah laut bagi industri migas. GE memperluas pabriknya di Batam guna mendukung rencana pemerintah untuk mempercepat pengembangan sumber daya energi lepas pantai dan laut dalam.

"Meningkatkan produksi minyak dan gas bumi, serta infrastruktur transportasi merupakan prioritas penting guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Susilo dalam rilisnya, Selasa (12/11/2013).

Menurutnya, perluasan fasilitas subsea equipment GE di Batam merupakan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan sektor manufaktur, menciptakan lapangan kerja, serta mengembangkan sumber daya manusia, khususnya di sektor migas.

"Kami memperluas fasilitas manufaktur peralatan produksi bawah laut di Batam untuk memenuhi permintaan produksi peralatan bawah laut yang terus meningkat akibat semakin banyaknya pelanggan kami yang mencari sumber migas di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau di kawasan Asia Pasifik," ujar Handry Satriago, CEO GE Indonesia.

Pihaknya mengaku bahwa perluasan fasilitas GE di Batam ini merupakan wujud komitmen untuk meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri dalam solusi GE di Asia Tenggara.

"Khususnya di Indonesia, guna mendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan pencapaian target pertumbuhan energi," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
23 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
39 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
46 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
50 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
51 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved