Nilai buku Inalum susut jadi USD556 juta

Rabu, 13 November 2013 - 16:44 WIB
Nilai buku Inalum susut...
Nilai buku Inalum susut jadi USD556 juta
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa membeberkan beberapa kemajuan pembicaraan mengenai perbedaan nilai aset PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang sedang dibicarakan antara pemerintah Indonesia dengan NAA di Singapura.

Pertama adalah Indonesia dan Jepang menyepakati transfer saham Inalum dan bukan dengan sistem transfer aset seperti yang telah disepakati dalam Master Agreement.

Kedua nilai buku Inalum ditetapkan sebesar USD556 juta dan bukan USD558 juta karena angka USD558 juta merupakan hasil audit BPKP pada Maret 2013.

"Ketiga adalah catatan, apabila audit itu USD20 juta lebih tinggi dibawa ke Arbitrase Internasional. Demikian juga kalau USD20 juta di bawah itu akan dibawa ke Arbitrase Internasional," kata Hatta di JCC, Jakarta, Rabu (13/11/2013).

Poin keempat yaitu angka tepatnya yang akan disetujui bersama Indonesia dan Jepang berdasar pada hasil post audit yang sedang dilakukan BPKP dan Jepang.

Kelima, baik Indonesia dan Jepang berharap ada clean and break audit pajak dan jaminan untuk PLTA kepemilikan Inalum.

"Untuk poin terakhir ini akan segera diselesaikan oleh pengacara kedua belah pihak (Indonesia-Jepang)," kata dia.

Seperti diketahui, walaupun pemindahtanganan Inalum telah usai per 1 November tahun ini, namun masih ada permasalahan terkait perbedaan nilai buku dan sifat transfer serta jumlah aset Inalum antara Indonesia dengan Jepang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Beli Vale, Inalum Terbitkan...
Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved