Aset bank syariah di Sulsel capai Rp5 T

Rabu, 13 November 2013 - 18:13 WIB
Aset bank syariah di...
Aset bank syariah di Sulsel capai Rp5 T
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan perbankan syariah di Sulawesi Selatan (Sulsel)cukup menggembirakan. Berdasarkan data Bank indonesia (BI), per September, aset bank umum syariah mencapai sekitar Rp5,41 triliun atau tumbuh 36,26 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Deputi Kepala Perwakilan BI Wilayah I Sulampua (Grup Ekonomi dan Keuangan) Causa Iman Karana mengatakan, aset didominasi oleh bank swasta disusul bank pemerintah. Pertumbuhan aset tak terlepas dari kemampuan bank umum syariah di Sulsel dalam meraup dana pihak ketiga (DPK). Dana yang berhasil dihimpun per September sekitar Rp2,59 triliun atau tumbuh 42,76 persen (yoy).

Pertumbuhan tersebut didorong oleh pertumbuhan deposito sebesar 53,83 persen (yoy) atau Rp1,18 triliun per September 2013. "Untuk tabungan dan giro tercatat tumbuh lebih rendah masing-masing 37,71 persen (yoy) dan 21,33 persen (yoy)," ujarnya, Rabu (13/11/2013).

Karena itu, lanjut dia, BI terus berupaya untuk mendorong pertumbuhan perbankan syariah di Sulsel. Di samping mendorong pembukaan jaringan kantor, BI juga gencar mengkampanyekan Bank Syariah.

Hanya saja, kendala yang selama ini dihadapi oleh perbankan syariah di Sulsel yakni kurangnya sumber daya manusia (SDM) serta pemahaman masyarakat akan produk-produk syariah.

"SDM memang menjadi kendala. Karena hanya sedikit yang memahami tentang produk syariah. Di samping itu, pemahaman masyarakat juga masih kurang sehingga perlu sosialisasi," paparnya.

Adapun upaya yang dilakukan BI adalah membantu perbankan syariah untuk sosialisasi ke industri-industri, memfasilitasi Asbisindo dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk melakukan training of trainer (TOT) atau pelatihan SDM, serta menggalakkan program Gerakan Ekonomi Syariah (Gres).

Melalui Gres, bank sentral akan mengenalkan bank syariah kepada masyarakat umum dan mengembangkan perekonomian syariah. Adapun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap nantinya di Makassar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan Muhammadiyah...
Alasan Muhammadiyah Tarik Duit dari Bank Syariah Hasil Merger
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Wapres Resmikan Operasional...
Wapres Resmikan Operasional Bank Riau Kepri Syariah, Jadi Awal Kemudi Ekonomi Syariah
Ada dari Negara Tetangga,...
Ada dari Negara Tetangga, Berikut 5 Bank Syariah Terbesar di Dunia
Terungkap! Ini Dia Bank...
Terungkap! Ini Dia Bank Syariah Pertama di Indonesia
Mau Tahu Fokus Bisnis...
Mau Tahu Fokus Bisnis Bank Syariah Indonesia, Cek di Sini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved