Apindo ancam boikot BPJS

Rabu, 13 November 2013 - 20:12 WIB
Apindo ancam boikot...
Apindo ancam boikot BPJS
A A A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bidang Pengupahan dan Jaminan Sosial, Hariyadi B Sukamdani mengatakan, aturan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) masih banyak kekurangan.

Menurut dia, nantinya pemberi kerja dikhawatirkan harus menanggung dua kali yaitu BPJS dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Untuk itu, Apindo akan mengancam untuk memboikot BPJS apabila dirasa memberatkan industri.

"Saat ini sektor formal masih minim, sehingga susah untuk memberlakukan BPJS tersebut secara adil. Kami akan memboikot untuk sementara apabila dibutuhkan," ujar Hariyadi dalam diskusi Jaminan Pensiun SJSN di Jakarta, Rabu (13/11/2013).

Selain itu, Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham Nasrudin juga menyampaikan besaran iuran jaminan pensiun dalam Rancangan Peraturan Pelaksana (RPP) SJSN masih belum memiliki titik temu.

Dari 18 RPP yang ditargetkan masih ada tiga RPP yang belum rampung, termasuk mengenai Jaminan Hari Tua dan Pengelolaan Program. Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi untuk membahas besaran iuran.

Kemenkumhan masih meragukan usulan Jamsostek sebesar 8 persen yang nantinya akan membahayakan dalam 20 tahun ke depan ketika beban tanggungan semakin besar. "Pekan depan akan dibahas untuk menyelesaikan tiga RPP yang belum rampung. Usulan 8 persen masih harus dihitung ulang. Targetnya 23 November 2013 akan selesai diharmonisasi," pungkas Nasrudin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
30 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
37 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved