Didorong penguatan Dow, IHSG berpeluang positif

Kamis, 14 November 2013 - 08:07 WIB
Didorong penguatan Dow,...
Didorong penguatan Dow, IHSG berpeluang positif
A A A
Sindonews.com - Didorong kondusifnya kondisi pasar di Amerika yang tercermin dari laju Dow Jones yang berbalik menguat dan kembali mencatatkan rekor tertinggi barunya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan ikut bergerak positif menuju zona hijau.

"Merujuk penguatan Dow Jones, maka ada peluang IHSG Kamis ini masuk masa stabilisasi setelah selama tiga hari berturut-turut turun tajam sebesar 174,8 poin (3,95 persen)," kata Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, Kamis (14/11/2013).

Positifnya sentimen, lanjut Edwin, bahkan mampu menafik potensi pelemahan yang terindikasi dari lajunya secara teknikal berada pada rentang 4.240-4.346 yang membentuk pola three black crows dan mengindikasikan bearish continuation.

"Bukan mustahil IHSG ditutup menguat tipis di akhir perdagangan, sambil terus memperhatikan gerakan USD/IDR yang anggun dan manisnya berada di level Rp11.595," kata Edwin.

Menilik laju Dow Jones yang menjadi rujukan pergerakan IHSG hari ini, akhirnya berbalik ditutup menguat ke level tertinggi baru lagi sebesar 70,96 poin (0,45 persen) ditutup di level 15.821,63 disertai kejatuhan The Vix sebesar 2,34 persen ditutup di level 12,52 setelah di awal perdagangan Rabu Dow Jones sempat turun 78 poin.

"Penguatan terjadi seiring kuatnya rilis laporan earnings and revenue retailer raksasa Macy's yang mendorong harapan akan kuatnya Christmas holiday shopping yang akan segera tiba," papar Edwin.

Sekitar 453 dari 500 emiten dalam Indeks S&P 500 yang telah merilis laba bersih LK Q3/2013, 67,1 persen diantaranya mengalahkan estimasi awal analis (lebih tinggi dibandingkan rata-rata 63 persen sejak tahun 1994), 9,9 persen setara dengan ekspektasi awal dan 23 persen di bawah ekspektasi awal.

Saat ini analis memperkirakan laba bersih tumbuh rata-rata 4,2 persen (dengan asumsi sisanya setara kejadian di atas). tetapi masih di bawah ekspektasi 1 Juli 2013 sebesar 8,5 persen. Sedangkan untuk pendapatan, 53,2 persen diantaranya mengalahkan estimasi awal analis (lebih rendah dibandingkan rata-rata 61 persen sejak tahun 2002).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
27 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
51 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
57 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Putusan MK Buka Berpeluang...
Putusan MK Buka Berpeluang PDIP Usung Anies di Pilgub Jakarta 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved