Tarif impor barang jadi dipukul rata 7,5%

Selasa, 19 November 2013 - 15:02 WIB
Tarif impor barang jadi...
Tarif impor barang jadi dipukul rata 7,5%
A A A
Sindonews.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Bambang Brodjonegoro memastikan penetapan hasil revisi PPh Pasal 22 Impor dipastikan akan keluar sebelum akhir November.

Dalam revisi tersebut, tarif impor barang yang sebelumnya beragam yaitu 2,5 persen bagi importir yang punya izin dan 7,5 persen bagi yang tidak memiliki izin, akan dipukul rata menjadi 7,5 persen.

"Pokoknya sebelum akhir bulan ini sudah keluar dan kita sudah siap," ujar Bambang di JCC, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Bambang menuturkan, ada dua kategori barang yang akan dikenakan tarif 7,5 persen itu. Pertama, barang tersebut harus konsumsi akhir dan bukan belanja modal. Kedua tidak termasuk barang yang menimbulkan inflasi termasuk bahan pangan impor.

"Handphone lain karena PPnBM, jadi bukan hanya handphone tetapi semua kategori bahan akhir," pungkas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
9 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
32 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved