Hadapi pelemahan harga, BUMI naikkan volume produksi

Rabu, 20 November 2013 - 19:32 WIB
Hadapi pelemahan harga,...
Hadapi pelemahan harga, BUMI naikkan volume produksi
A A A
Sindonews.com - Merespon tidak menentunya nilai jual batu bara di pasar global yang cenderung menurun, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berencana menaikkan target volume produksi batu bara pada 2014 mendatang.

"Kami mengincar kenaikan volume produksi pada 2014 sebesar 10 hingga 15 persen menjadi 93,5 juta ton hingga 97,75 juta ton. Ini meningkat dari target produksi tahun ini yang sebesar 85 juta ton," ujar Direktur BUMI Andrew C Beckham di Hotel Aston Rasuna, Jakarta, Rabu (20/11/2013).

Dengan kenaikan volume produksi ini, Andrew mengaku, perseroan optimimis dapat mendulang marjin usaha lebih besar meskipun harga batu bara sedang turun.

Hal ini karena permintaan batu bara dari luar negeri masih sangat tinggi dimana kualitas batu bara yang diproduksi perseroan memiliki klasifikasi kandungan kalori yang bervariasi sehingga memberikan jangkauan pelanggan yang lebih luas.

"Dengan adanya kenaikan produksi ini, diharapkan juga ikut mengerek penjualan perseroan secara positif," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kabar Duka, Presdir...
Kabar Duka, Presdir Bumi Resources Saptari Hoedaja Meninggal Dunia
BUMI Terapkan Good Mining...
BUMI Terapkan Good Mining Practice demi Pertambangan Berkelanjutan
Program CSR Bumi Resources...
Program CSR Bumi Resources Dukung Kemandirian Masyarakat
Dukung UMKM Lokal, Arutmin...
Dukung UMKM Lokal, Arutmin Insiasi Program Nawasena
Rogoh Rp24 Triliun,...
Rogoh Rp24 Triliun, Salim Group Cicipi Legitnya Bisnis Batu Bara
Iringi Kinerja di 2023,...
Iringi Kinerja di 2023, BUMI Raih Sejumlah Penghargaan Bidang ESG
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
13 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
36 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved