Harga minyak di perdagangan dunia bervariasi

Rabu, 20 November 2013 - 20:20 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan dunia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan global hari ini bervariasi (mixed) karena pasar menunggu pembicaraan utama atas program nuklir Iran dan memantau data resmi mengenai tingkat persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik tipis 10 sen menjadi USD93,44 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Januari, turun 29 sen menjadi USD106,63 per barel dalam transaksi di London.

Dilansir dari AFP, Rabu (20/11/2013), produsen minyak Iran telah menyuarakan optimisme kesepakatan nuklir menjelang pembicaraan di Jenewa, Swiss, namun mereka menuduh Israel mencoba menyabotase, dan memicu ketegangan di Timur Tengah, menyusul serangan bom di kedutaan besarnya, Beirut.

Presiden AS Barack Obama menyerang dengan nada hati-hati, bersikeras bahwa setiap bantuan dari sanksi internasional yang melumpuhkan Iran di bawah perjanjian interim sangat terbatas dan menolak mengatakan apakah kesepakatan itu akan tercapai.

Pembicaraan baru dengan Amerika Serikat, Inggris, Perancis, China, Rusia ditambah Jerman, yang disebut P5+1 atas program nuklir Teheran kembali digelar di kota Swiss, Rabu (20/11/2013) waktu setempat.

Pembicaraan bertujuan untuk meyakinkan Iran menarik kembali program nuklirnya, yang dituduh akan digunakan untuk membangun senjata nuklir. Sebagai gantinya mereka menawarkan bantuan atas sanksi yang ditimpakan.

Sanksi AS dan Uni Eropa membebani lebih dari setengah penjualan minyak Iran dan melumpuhkan ekonomi negara tersebut. Dimana kesepakatan di Jenewa akan menjadi terobosan besar setelah bertahun-tahun dalam ketegangan.

Pedagang juga memantau laporan persediaan minyak yang akan diumumkan Departemen Energi AS, dengan konsensus kenaikan stok untuk kesembilan pekan berturut-turut, yang menunjukkan melemahnya permintaan di ekonomi terbesar dunia tersebut.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved