RNI akan embargo semua bisnis dengan Australia

Kamis, 21 November 2013 - 12:55 WIB
RNI akan embargo semua...
RNI akan embargo semua bisnis dengan Australia
A A A
Sindonews.com - Rencana PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang akan mengembangkan sapi di Australia, tampaknya akan mengalami penundaan.

Hal tersebut disebabkan adanya penyadapan yang dilakukan pihak Australia terhadap pembicaraan telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah pejabat lainnya pada 2009, sehingga RNI memutuskan untuk mengembargo kerja sama dengan Australia.

Direktur Utama RNI, Ismed Hasan Putro mengungkapkan, untuk sementara semua ekspansi bisnis impor dari Australia akan dihentikan.

"Kita akan menghentikan untuk sementara semua bisnis kita dengan Australia sambil menunggu proses yang berlangsung antara Presiden dan Perdana Menterinya," Kata Ismed saat ditemui dalam Acara Pembukaan Gerai Waroeng Rajawali di Mega Kuningan Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Ismed mengatakan, penghentian sementara tersebut merupakan langkah RNI untuk menjaga marwah dan martabat negeri ini. "Kita bisnis saling percaya, kalau tidak ada kepercayaan gimana mau bisnis." kata Ismed.

Padahal, lanjut dia, proses akuisisi RNI terhadap peternakan sapi di Australia seluas 2.500 hektare dengan kapasitas 10 ribu sapi sudah dalam tahap penentuan perusahaan Nort Teritory.

"Kita hentikan sambil menunggu proses yang berlangsunglah, dan hingga keadaan kembali kondusif," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
RI dan Australia Jalin...
RI dan Australia Jalin Kerjasama Pengembangan Energi Hijau
Di Pertemuan ASEAN-Australia,...
Di Pertemuan ASEAN-Australia, RI Dorong Kerjasama Pengembangan Obat dan Vaksin Covid-19
Denpasar-Darwin Pererat...
Denpasar-Darwin Pererat Kerja Sama Sister City di Pariwisata dan SDM
Kerjasama AS-Australia...
Kerjasama AS-Australia Ciptakan Senjata Hipersonik
Kembali Mesra, Australia-Prancis...
Kembali Mesra, Australia-Prancis Perkuat Kerjasama Pertahanan
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kerjasama Dalam Penelitian Covid-19
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
14 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
27 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved