Hatta temui PM Belanda bahas peningkatan nilai dagang
Kamis, 21 November 2013 - 15:26 WIB
Hatta temui PM Belanda bahas peningkatan nilai dagang
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa melakukan diskusi dengan delegasi pemerintah dan bisnis Kerajaan Belanda yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Belanda, Mark Rutte di Hotel Borobudur, Jakarta, hari ini.
Dalam diskusi tersebut, hadir pula Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Pertanian Suswono, Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar.
Selain itu, pertemuan ini juga diikuti oleh Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi.
Hatta mengatakan dari pembicaraan tersebut dirinya dan PM Rutte sangat berharap nilai perdagangan dan investasi Indonesia-Belanda meningkat hingga dua kali.
Saat ini, total nilai perdagangan kedua negara mencapai USD5,5 miliar, dan total investasi Belanda di Indonesia mencapai USD1,3 miliar.
"Kita harus membuka peluang baru dengan memangkas perizinan dan juga kebijakan kita yang lebih memberikan insentif," ujar Hatta.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat menjadikan masing-masing negara untuk menjadi basis pemasaran barang di wilayahnya masing-masing.
Seperti diketahui Pelabuhan Rotterdam di Belanda merupakan pintu masuk ekspor kelapa sawit Indonesia terbesar ketiga di dunia. Sebaliknya, Hatta meminta Belanda menjadikan Indonesia basis produksi untuk wilayah ASEAN.
"Di mana pada 2015 ASEAN sudah menjadi pasar tunggal," imbuh Hatta.
Hal-hal spesifik yang juga dibahas dengan PM Rutte adalah terkait coastal management untuk meningkatkan kerja sama.
"Saya menawarkan nantinya setelah ada blueprint dan jadi masterplannya maka kita akan kembangkan menjadi PPP," pungkas Hatta.
Dalam diskusi tersebut, hadir pula Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Pertanian Suswono, Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar.
Selain itu, pertemuan ini juga diikuti oleh Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi.
Hatta mengatakan dari pembicaraan tersebut dirinya dan PM Rutte sangat berharap nilai perdagangan dan investasi Indonesia-Belanda meningkat hingga dua kali.
Saat ini, total nilai perdagangan kedua negara mencapai USD5,5 miliar, dan total investasi Belanda di Indonesia mencapai USD1,3 miliar.
"Kita harus membuka peluang baru dengan memangkas perizinan dan juga kebijakan kita yang lebih memberikan insentif," ujar Hatta.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat menjadikan masing-masing negara untuk menjadi basis pemasaran barang di wilayahnya masing-masing.
Seperti diketahui Pelabuhan Rotterdam di Belanda merupakan pintu masuk ekspor kelapa sawit Indonesia terbesar ketiga di dunia. Sebaliknya, Hatta meminta Belanda menjadikan Indonesia basis produksi untuk wilayah ASEAN.
"Di mana pada 2015 ASEAN sudah menjadi pasar tunggal," imbuh Hatta.
Hal-hal spesifik yang juga dibahas dengan PM Rutte adalah terkait coastal management untuk meningkatkan kerja sama.
"Saya menawarkan nantinya setelah ada blueprint dan jadi masterplannya maka kita akan kembangkan menjadi PPP," pungkas Hatta.
(izz)
Lihat Juga :