Analis sarankan PGN akuisisi Pertagas

Kamis, 21 November 2013 - 20:45 WIB
Analis sarankan PGN...
Analis sarankan PGN akuisisi Pertagas
A A A
Sindonews.com - Analis Capital Bridge Haryajid Ramelan menilai, ada baiknya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengakuisisi Pertamina Gas (Pertagas) yang merupakan anak usaha Pertamina yang bergerak pada sektor pengelolaan gas bumi.

Sebagai salah satu emiten dengan fundamental kuat dan didukung oleh prospek bisnis yang bagus, PGN memiliki sejumlah prasyarat untuk menjadi BUMN gas nasional. Selain telah berpengalaman lebih 40 tahun di bisnis gas, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir PGN mampu membangun infrastruktur gas senilai lebih dari Rp40 triliun.

Berkat fundamental yang baik, emiten yang sahamnya diperdagangkan dengan kode emiten PGAS tersebut, memiliki laverage utang yang sangat besar yaitu mencapai 300 persen daripada modalnya.

Dengan demikian, lanjut Hariajid, perseroan memiliki kapasitas yang cukup besar untuk mendapatkan modal guna membiayai ekspansi bisnisnya. "Diantara banyak emiten energi di bursa, PGN merupakan perusahaan dengan kemampuan pendanaan yang sangat kuat," ujar Haryajid di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Menurut Hariajid, bila PGN mengakuisisi Pertagas, maka selain akan memperkuat PGN secara korporasi konsolidasi bisnis gas bumi itu bakal lebih mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan pemanfaatan gas bumi di Indonesia mengingat kedua perusahaan tersebut bergerak pada lini bisnis yang sama.

Hal tersebut, berbeda bila yang terjadi justru sebaliknya dimana Pertamina yang mengakuisisi PGN. "Reputasi PGN sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi GCG akan ikut terpengaruh jika Pertamina masuk ke PGN," kata dia.

Menyoal respon investor perihal isu akuisisi PGN oleh Pertamina yang sebelumnya sempat mencuat, dapat terlihat dari pergerakan harga saham PGN yang terus menurun setelah isu rencana akuisisi PGN oleh Pertamina muncul ke publik.

Dari papan bursa terlihat, sejak awal pekan ini, harga saham PGN sudah turun hingga 5 persen dari Rp4.925 (18/11) menjadi Rp4.675 per saham (21/11). "Penurunan harga saham PGN sejak awal pekan ini, menjadi indikasi pasar menolak rencana akusisi Pertamina," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
70% LPG Masih Impor,...
70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Kerahkan Satgas Pengamanan...
Kerahkan Satgas Pengamanan Libur Nataru 2022, PGN Pastikan Kelancaran Distribusi dan Layanan Gas Bumi Nasional
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Enam Klub Sepak Bola...
Enam Klub Sepak Bola dengan Nilai Akuisisi Terbesar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved