Apindo Karawang takut pabrik tutup massal

Jum'at, 22 November 2013 - 18:31 WIB
Apindo Karawang takut...
Apindo Karawang takut pabrik tutup massal
A A A
Sindonews.com - Upah Minimum Kota (UMK) kabupaten Karawang merupakan salah satu yang tertinggi di Jawa barat atau mungkin di Nasional dengan besaran UMK sebesar Rp2.447.445.

Namun begitu, pihak Asosiasi Pengusahan Indonesia (Apindo) Karawang mengaku prihatin terhadap kenaikan tersebut. Pihaknya mengkhawatirkan akan mengakibatkan penutupan perusahaan secara massal di Kabupaten Karawang.

"Kami prihatin, dalam arti dengan adanya keputusan UMK Karawang sebesar Rp2,4 juta ini akan berakibat fatal yaitu penutupan perusahaan yang tidak sanggup, seperti khususnya di sektor textile, sandang dan kulit (TSK)," kata Ketua Apindo Karawang, Syamsuri saat dihubungi, Jumat (22/11/2013).

Dikatakan, sebelumnya ada peluang dari serikat pekerja Karawang (SPK) yang memberikan peluang untuk UMK sektor textile sebesar Rp2,1 juta. "Itu sudah ditandatangani dan sudah disampaikan ke Dewan Pengupahan kabupaten Karawang, namun pemerintah tidak tegas," ujarnya.

Pihaknya berusaha untuk menyelamatkan perusahaan sektor TSK tersebut, pasalnya sebelumnya saat UMK di posisi Rp2.030.000 saja, sektor TSK masih saja ada perusahaan yang melakukan penangguhan. "Apalagi sekarang, kan pengkabulan UMK juga syaratnya mesti ada akuntan publik juga," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya berharap perusahaan di Kabupaten Karawang dapat menyanggupi UMK saat ini, namun jika ada pemberhentian pekerja (PHK) pihaknya tidak mau bertanggung jawab terhadap hal itu. "Contohnya saja PT Masari, itu udah berhenti beroperasi karena tidak sanggup. Nah, dari situ saja berapa pekerja yang menganggur kini," katanya.

Peranan pemerintah dalam hal penentuan UMK ini sangat penting, sementara itu pihaknya mengungkapkan sebelumnya pada saat penetapan UMK tidak sesuai dengan Impres 9 tahun 2013 tentang UMK dan KHL. "Secara impres itu UMK sama dengan 10 persen KHL, sedang KHL di Karawang itu Rp2,1 juta sementara UMK-nya Rp2,4 juta. Ini ada sesuatu hal yang salah," ujarnya.

Awalnya pihak Apindo, lanjutnya, mengajukan UMK sebesar Rp2,1 juta, angka tersebut menurutnya hanya gaji pokok saja. "Itu hanya gaji pokok saja belum yang lain seperti lemburan dan lainnya, kan kalau ditotal bisa saja sampai Rp2,9 juta," katanya.

Selain itu, lanjutnya, ada intervensi saat penetapan UMK. "Kalau tidak ada intervensi mah enggak mungkin ada demo dan orasi buruh, ada penekanan massa di sana. Kalau kami sih itu boleh saja tapi harus sesuai dengan mekanisme penetapan UMK, sesuai dengan UU yang berlaku," ujarnya.

Mungkin saat ini, tambahnya, UMK di atas KHL tapi apakah SPK dapat bertanggung jawab terhadap PHK. "Jika itu terjadi siapa yang bertanggung jawab?" tanyanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
36 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
50 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved