KSPI: Buruh tunggu aksi konkret SBY
Senin, 25 November 2013 - 13:53 WIB
KSPI: Buruh tunggu aksi konkret SBY
A
A
A
Sindonews.com - Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhamad Rusdi menyatakan akan terus mengawal pemerintah untuk segera menujukkan ketegasannya dalam merespon permasalahan ketenagakerjaan di tanah air.
Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai kepala negara seharusnya dapat bersikap lebih tegas dan tidak sekadar beretorika ingin meningkatkan derajat kesejahteraan tenaga kerja tanah air.
"Cabut Inpres No 9/2013 tentang upah murah dan segera buat kebijakan konkret untuk meninggalkan upah murah. Jangan hanya retorika saja ingin meninggalkan politik upah murah," kata Rusdi di Hotel Mega Cikini, Jakarta, Senin (25/11/2013).
Selain itu, dia juga menuntut agar pemerintah bersikap tegas terhadap kepala daerah yang tidak menetapkan upah minimum sektoral.
"Baru Bekasi dan Batam yang telah menetapkan upah sektoral, daerah lainnya belum. Bahkan, tidak ada upah sektoralnya. Pemerintah harus menetapkan upah sektoral berdasarkan tingkat produktivitas sektoral, pertumbuhan ekonomi dan inflasi sesuai amanah UU," jelas dia.
Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai kepala negara seharusnya dapat bersikap lebih tegas dan tidak sekadar beretorika ingin meningkatkan derajat kesejahteraan tenaga kerja tanah air.
"Cabut Inpres No 9/2013 tentang upah murah dan segera buat kebijakan konkret untuk meninggalkan upah murah. Jangan hanya retorika saja ingin meninggalkan politik upah murah," kata Rusdi di Hotel Mega Cikini, Jakarta, Senin (25/11/2013).
Selain itu, dia juga menuntut agar pemerintah bersikap tegas terhadap kepala daerah yang tidak menetapkan upah minimum sektoral.
"Baru Bekasi dan Batam yang telah menetapkan upah sektoral, daerah lainnya belum. Bahkan, tidak ada upah sektoralnya. Pemerintah harus menetapkan upah sektoral berdasarkan tingkat produktivitas sektoral, pertumbuhan ekonomi dan inflasi sesuai amanah UU," jelas dia.
(izz)
Lihat Juga :