Boediono: Pemerintah harus mengendalikan backlog perumahan

Senin, 25 November 2013 - 14:08 WIB
Boediono: Pemerintah...
Boediono: Pemerintah harus mengendalikan backlog perumahan
A A A
Sindonews.com - Wakil Presiden RI Boediono meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk mengendalikan backlog perumahan.

Hal tersebut disampaikan Wapres dalam pembukaan Musyawarah Nasional Real Estate Indonesia (REI) ke XIV Tahun 2013, di hotel Gran Melia, Jakarta.

“Kebutuhan perumahan semakin meningkat dan apabila hal ini tidak diikuti dengan keseimbangan dari sisi supply terhadap permintaan rumahan tersebut maka backlog pun akan terus bertambah. Oleh karena itu, pemerintah harus menjabarkan rencana kerjanya melalui program operasional atau membuat anatomi dari permintaan secara keseluruhan”, ujar Boediono dalam rilisnya di Jakarta, Senin (25/11/2013).

Selanjutnya, dia juga meminta adanya sinergi antara berbagai pihak dalam membantu pemenuhan kebutuhan perumahan layak huni, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Diperlukan sinergi antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat sendiri agar secepatnya dapat memenuhi kebutuhan papan yang layak”, tutur dia.

Lebih jauh Boediono juga meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan pembangunan rumah susun (rusun). “Untuk masyarakat urban kebutuhan rumah susun sewa sangat besar dan saya melihat skema rusunawa ini belum menonjol mungkin insentifnya tidak jelas. Jangan lantas hal ini dijadikan objek investasi untuk mendapatkan capital game”, terangnya.

Sementara itu, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Djan Faridz yang hadir dalam kesempatan dimaksud mengatakan bahwa akan menjalankan masukan dari Wapres.

“Pak Wakil Presiden meminta kita untuk membangun lebih banyak rusunawa dan kita akan jalankan program tersebut. Terlebih apabila RUU tapera sudah disetujui, 20 tahun mendatang kita dapat menghimpun dana sebesar Rp2,650 triliun sehingga dapat membantu keberhasilan dalam pembangunan satu juta unit rusunawa dan 13,5 juta unit rumah tapak”, ujar Djan.

Hadir dalam kesempatan yang dimaksud Ketua Umum DPP REI, Setyo Maharso, dalam sambutannya melaporkan pencapaian kinerja REI. “Pada bulan Maret 2013, bertepatan dengan puncak peringatan ulang tahun REI ke 41, sudah diresmikan terbangunnya sebanyak 104.042 unit rumah sejahtera tapak (RST) yang dijual sesuai dengan harga jual subsidi berdasarkan ketetapan pemerintah”, tutur Setyo Maharso.

Setyo Maharso juga menyampaikan dukungannya terhadap hak inisiatif DPR yang sedang menyusun RUU Tabungan Perumahan menjadi Undang-Undang. “REI, secara pro aktif juga sudah menyampaikan berbagai masukan agar UU Tabungan Perumahan ini bersifat gotong royong, warga negara yang mampu membantu yang kurang mampu sehingga tidak membebani APBN”, terang Setyo Maharso.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved