Seng ilegal China hancurkan industri dalam negeri

Selasa, 26 November 2013 - 17:14 WIB
Seng ilegal China hancurkan...
Seng ilegal China hancurkan industri dalam negeri
A A A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengeluhkan adanya impor seng ilegal dari China yang masuk ke Indonesia. Apalagi, seng tersebut tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Ketua Komite Tetap Standardisasi dan Mutu Produk Kadin, Azis Pane mengatakan, konsumen ditipu dengan hanya menggunakan 75 persen zinc (seng), sehingga daya tahan kurang dari satu tahun.

Menurut dia, masuknya seng ilegal China tersebut membuat industri dalam negeri banyak gulung tikar. Setidaknya hingga saat ini sudah empat industri yang tutup. Di mana satu industri mempunyai 1.500 karyawan.

"Kerugian jika dihitung totalnya itu mencapai Rp87,5 miliar per bulan. Banyak perusahaan merumahkan karyawannya yang meningkatnya pengangguran," katanya di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (26/11/2013).

Dia menduga, jika hal ini terus dibiarkan maka pengangguran akan semakin banyak dan kerugian industri juga semakin membengkak. Selain itu, seng ilegal ini juga membuat industri penghasil seng berubah menjadi penjual seng ilegal. Ini dilakukan semata-mata untuk tetap bertahan.

"Ada perusahaan tidak mau produksi dan ikut menjual dagang ilegal. Akibatnya pengangguran bertambah. Rugi banyak dan untungkan segelintir orang. Konsumen rugi dan pemerintah rugi dalam sektor pajak," tegasnya.

Azis mengatakan, jika kondisi ini tidak segera ditindaklanjuti maka nanti tidak menutup kemungkinan angka pengangguran akan bertambah. Kemudian pemerintah akan dirugikan tidak adanya pajak yang masuk.

"Seng ini juga ada korban. Ada sekolah SD ambruk coba cek seng-nya dari mana. Sekarang ini empat bangkrut, kita akan surati kepolisian tindakan saat ini makin besar," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hampir 600.000 Produk...
Hampir 600.000 Produk Ilegal Diamankan, Nilainya Rp15 Miliar
PT Karya Laili Mendunia...
PT Karya Laili Mendunia Pastikan Produk Minuman Kolagen Laili Waiteu Legal
Pentingnya Literasi,...
Pentingnya Literasi, Mahasiswa Didorong Hindari Produk Keuangan Ilegal
BBPOM Makassar Sita...
BBPOM Makassar Sita Ratusan Produk Ilegal di Sulsel
Menjamur di Online,...
Menjamur di Online, Kosmetik Ilegal dan Abal-abal Bikin Galau Pengusaha
Peritel Cemas Rokok...
Peritel Cemas Rokok Ilegal Makin Menjamur Buntut Standardisasi Kemasan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
26 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved