KSP diharapkan minimalisir praktik rentenir

Selasa, 26 November 2013 - 18:32 WIB
KSP diharapkan minimalisir...
KSP diharapkan minimalisir praktik rentenir
A A A
Sindonews.com - Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Jabar Anton Gustoni mengatakan, lahirnya Koperasi Simpan Pinjam (KSP) diharapkan meminimalisir praktik rentenir yang mengatasnamakan koperasi.

“Lahirnya koperasi yang fokus menggarap simpan pinjam, diharapkan meminimalisir praktik rentenir yang saat ini berkembang luas di tengah masyarakat,” ujar Anton, Selasa (26/11/2013).

Untuk meningkatkan flafon kredit anggotanya, KSP bisa melakukan kerja sama dengan perbankan atau lembaga pembiayaan seperti Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB). Namun, pinjaman dana harus berbunga ringan. Seperti suku bunga LPDB sekitar 3 persen. Sehingga, apabila uang tersebut digulirkan kembali, anggota KSP tidak terbebani tingginya bunga kredit.

Kendati demikian, sebagian koperasi di Jabar masih resah atas rencana realisasi UU No 17/2012. Aturan yang harus memisahkan empat jenis bisnis, dikhawatirkan menyulitkan pengurus koperasi. Koperasi harus membuat AD/ART baru, merubah susunan pengurus, serta membuat badan hukum untuk core business lainnya.

“Koperasi di Jawa Timur sedang menggugar 19 pasal pada UU tersebut ke Mahkamah Konstitusi. Salah satu yang menjadi inti gugatan mereka yaitu soal pemisahan empat jenis koperasi,” imbuh Anton.

Walaupun demikian, sembari menunggu PP atas UU tersebut, pihaknya tetap mensosialisasikan UU tersebut. Targetnya, pada 2015 bisa terealisasi.

Menurut Staf Ahli Deputi Kelembagaan Kementrian Koperasi Usaha Mikro dan Kecil RI Yusuf Sofyan, pemerintah sedang menyiapkan lima peraturan pemerintah, sebagai kelanjutan dari UU No 17/2012. Peraturan tersebut diharapkan bisa menjadi acuan koperasi di Indonesia.

“Tiga tahun setelah UU No 17 disahkan, aturan tersebut mulai berlaku. Koperasi harus berdasarkan empat jenis usaha,” pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Street Race Diharapkan...
Street Race Diharapkan Mampu Ji­nak­kan Balap Liar di Jadetabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved